Jumat, 12 Juni 2026

Kuliner Nusantara Jadi Tambahan Energi Atlet Indonesia di Asian Youth Para Games 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 10 Desember 2025 | 11:00 WIB

DUBAI, KLIKSOLONEWS.COM – Kontingen Indonesia memastikan kebutuhan gizi para atlet terpenuhi selama mengikuti Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab. Selain mengandalkan menu dari pihak penginapan, tim Indonesia menghadirkan kuliner khas Nusantara sebagai tambahan sumber energi agar performa atlet tetap optimal.


Di delapan venue cabang olahraga yang diikuti Indonesia, tim Chef de Mission (CdM) bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Uni Emirat Arab setiap hari menyalurkan box makanan berisi hidangan khas Tanah Air. Cara ini dilakukan untuk memastikan para atlet tetap mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebiasaan mereka saat di Indonesia.


Manajer Tim Para Bulu Tangkis Indonesia, Sapta Kunta Purnama, menyebut inisiatif tersebut sangat membantu. Ia menegaskan bahwa permintaan menu kadang tidak sepenuhnya dipenuhi panitia penyelenggara sehingga kehadiran makanan tambahan dari tim CdM menjadi solusi penting. Sapta mengapresiasi upaya tersebut karena membantu menjaga energi atlet saat latihan maupun bertanding.


Emilia As Syafa, salah satu atlet para bulu tangkis Indonesia, merasakan langsung manfaatnya. Ia mengaku sempat kebingungan karena menu sarapan dari penginapan tidak menyediakan nasi. Kehadiran makanan tambahan dari tim CdM dan PPI membuatnya dan rekan-rekan lebih siap menjalani latihan.


Tim boccia Indonesia bahkan membawa bumbu dan beras langsung dari Indonesia. Mereka memiliki Fadhilah Aisyah Salsabila, asisten pelatih yang memiliki tugas tambahan memasak masakan Nusantara seperti sup ayam, rica-rica ayam, mie goreng hingga nasi goreng. Setiap hari, Fadhilah mulai memasak sejak pukul 04.00 pagi dengan meminjam dapur penginapan. Para atlet juga disuguhi jajanan seperti kerupuk, keripik tempe, dan keripik bayam.


Masakan buatan Fadhilah mendapat pujian dari atlet boccia Muhammad Miftakhurrozaq Islamudin Al Haq yang mengaku suka rica-rica ayam. Menurutnya, masakan tersebut mengurangi kerinduan terhadap makanan rumah dan membuatnya lebih bersemangat saat berlatih.


Staf pelatih boccia, Andrian Martgatha Kasih, mengatakan bahwa tim masih memetakan kekuatan lawan karena banyak peserta baru yang belum pernah bertemu di kompetisi sebelumnya. Pada ajang ini, cabang olahraga boccia menargetkan satu medali perunggu.


Indonesia menurunkan 56 atlet pada Asian Youth Para Games 2025 dan menargetkan perolehan empat emas, delapan perak dan sepuluh perunggu. Pertandingan pertama akan dimulai Rabu (10/12/25) pagi. (KS2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X