SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Tim bulu tangkis SMA Bhakti Praja 3 Kalijambe Sragen sukses meraih gelar juara dalam Hydroplus Junior Badminton Championship Antar-SMA 2025.
Di laga final yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, mereka menundukkan SMAN 2 Playen Gunungkidul (DIY) dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan dibuka tunggal putra Aljachval Kafa Bihi Tahta Aunillah, yang berhasil menaklukkan Ade Haidar Rosid 21-15, 21-17 pada partai pertama.
Keunggulan diperkuat ganda putra Surya Akbar Rizqullah/Leonard Acxel Prasetya BP, yang mengalahkan pasangan Fayza Arfan Zain/Hyang Damaru Langit 21-7, 21-9 pada partai kedua, memastikan trofi juara tetap berada di tangan tim asal Sragen.
Sementara itu, peringkat ketiga diraih SMAN 1 Bergas, Semarang, setelah menang 2-0 atas SMAN 2 Mranggen, Demak. Kemenangan ini diperoleh melalui tunggal putra Zada Yusuf Imanul Haq dan ganda putra Zada Yusuf/Duta Ezzar Ardiansyah, yang memenangi rubber set dramatis.
Pelatih SMA Bhakti Praja 3 Kalijambe Sragen, Iham Nauval Ikhsanudin menekankan fokus, kepercayaan tim, dan permainan lepas menjadi kunci keberhasilan tim.
“Persiapan nyaris tidak ada karena para pemain sudah aktif di klub masing-masing. Kami hanya memadukan kemampuan mereka, dan hasilnya luar biasa. Ini kejutan karena pertama kali tampil mewakili sekolah untuk nomor beregu campuran,” jelas Iham.
Guru Olahraga sekolah, Turmuji, menambahkan pembentukan tim dilakukan mendekati waktu pertandingan, dengan dukungan kepala sekolah Suripto dan pelatih klub masing-masing pemain.
Keberhasilan ini juga mendapat pujian dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Sport Advisor, Bambang Roedyanto, menyampaikan rencana pengembangan bulutangkis di sekolah, termasuk pelatihan guru SD, SMP, dan SMA, serta peningkatan partisipasi atlet putri.
“Kami ingin membangun ekosistem bulu tangkis yang lebih merata di sekolah-sekolah, termasuk mendorong lebih banyak pemain putri ikut berpartisipasi,” ujar Bambang.
Para juara I hingga III, selain mendapatkan trofi, juga mendapatkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp6 juta, Rp4 juta, dan Rp2 juta.
Acara penutupan dan penyerahan hadiah dihadiri Ketua Umum PBSI Jateng Basri Yusuf, legenda bulu tangkis Sigit Budiarto, Ketua Panpel Daryadi, dan Darjo Soyat (PWI), menandai kesuksesan penyelenggaraan kejuaraan ini.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan minat bulutangkis di kalangan pelajar, sekaligus membentuk generasi atlet muda berprestasi dari sekolah-sekolah di Jawa Tengah. (KS01)