Jumat, 12 Juni 2026

PON Bela Diri 2025: Jateng Raih 25 Emas, Soedjatmiko Sebut Sesuai Target

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 27 Oktober 2025 | 09:07 WIB
PON Bela Diri 2025: Jateng Raih 25 Emas, Soedjatmiko Sebut Sesuai Target. (KlikSoloNews/dok KONI Jateng)
PON Bela Diri 2025: Jateng Raih 25 Emas, Soedjatmiko Sebut Sesuai Target. (KlikSoloNews/dok KONI Jateng)

KUDUS, KLIKSOLONEWS.COM – Kontingen Jawa Tengah (Jateng) menutup ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 dengan hasil gemilang.

Dari 10 cabang olahraga yang diikuti, Jateng berhasil mengoleksi 25 medali emas, 34 perak, dan 51 perunggu, melampaui target awal 24 emas yang dicanangkan.

Ketua Kontingen Jateng, Dr Soedjatmiko, menegaskan capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet di daerahnya.

“Target awal kami adalah 24 medali emas. Sekarang kami meraih 25 emas, sehingga kontingen Jateng memenuhi bahkan sedikit melampaui target,” ujarnya di Media Center PON Beladiri, Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Minggu (26/10/2025).

Dari sepuluh cabang olahraga yang dipertandingkan, pencak silat menjadi penyumbang terbanyak dengan enam medali emas, disusul wushu dan sambo yang masing-masing meraih lima emas.

Kemudian, taekwondo menyumbang empat emas, tarung derajat dua, dan masing-masing satu emas dari jujitsu, judo, dan karate.
Sementara dua cabang, yakni gulat dan kempo, gagal mempersembahkan emas untuk Jateng.

Evaluasi dan Pembinaan Atlet

Soedjatmiko menyebut, meski hasil keseluruhan menggembirakan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sepuluh cabang olahraga tersebut pada Kamis (30 Oktober 2025).

“Evaluasi ini bukan dalam arti negatif, tetapi untuk mencari solusi memperbaiki kekurangan dan meningkatkan keunggulan yang sudah ada,” jelasnya.

Ia menyoroti performa pencak silat dan sambo yang dianggap tampil luar biasa, serta wushu yang tetap berprestasi tinggi meski didominasi atlet muda.

“Mereka tampil perkasa dan mampu meraih prestasi tinggi meskipun dengan materi pemain muda,” tambahnya.

Namun, ia juga menyayangkan hasil dari cabang jujitsu, yang sebenarnya mampu menembus delapan partai final namun hanya satu yang berbuah emas.

“Target kami dua emas, tapi hanya satu yang tercapai. Ini akan menjadi bahan evaluasi penting,” ujarnya.

Hal serupa berlaku untuk cabang gulat dan kempo, yang masing-masing diharapkan minimal menyumbang satu emas, namun belum mampu memenuhi target.

Menurut Soedjatmiko, hasil di PON Beladiri 2025 Kudus menjadi modal penting bagi Jateng menghadapi babak kualifikasi PON 2028 yang akan digelar pada tahun 2027 mendatang.

“Capaian di Kudus ini adalah cerminan dari program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang dimulai sejak Mei 2025. Artinya, pembinaan yang kita lakukan sudah menunjukkan hasil,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen olahraga Jateng — mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus KONI daerah — untuk terus memperkuat sistem pembinaan demi menjaga konsistensi prestasi.

“Kami berharap semangat ini terus dijaga agar Jateng bisa tampil lebih baik lagi di ajang nasional berikutnya,” tutup Soedjatmiko.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X