Jumat, 12 Juni 2026

Jawa Tengah Masih Puncaki Klasemen Medali Cabor Sambo di PON Bela Diri 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 20 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Jawa Tengah Masih Puncaki Klasemen Medali Cabor Sambo di PON Bela Diri 2025 (Kliksolonews/dok)
Jawa Tengah Masih Puncaki Klasemen Medali Cabor Sambo di PON Bela Diri 2025 (Kliksolonews/dok)

KUDUS, KLIKSOLONEWS.COM — Cabang olahraga Sambo pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 kembali bergulir di Gor Djarum 2B Kudus, Minggu (19/10/2025). Hingga hari kedelapan pelaksanaan, Jawa Tengah masih kokoh di puncak klasemen perolehan medali, melanjutkan tren positif sejak pertandingan perdana.


Salah satu penyumbang medali emas bagi Jawa Tengah adalah Pramuji Hildan, yang sukses mengalahkan Galih P dari Kalimantan Selatan lewat kemenangan TKO pada nomor Combat Sambo kelas 71 kg.


Selain laga tersebut, pertandingan hari ini mempertandingkan enam nomor, yakni Sport Sambo -79 kg putra, -88 kg putra, -72 kg putri, serta Combat Sambo -79 kg putra, -88 kg putri, dan -72 kg putri.


Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Krisna Bayu, mengapresiasi pelaksanaan PON Bela Diri 2025 yang digelar di Kudus. Ia menilai, ajang ini menjadi langkah strategis dalam mendorong perkembangan olahraga sambo di Indonesia.


“PON Bela Diri ini adalah terobosan positif. Kalau bisa digelar rutin setiap tahun — bahkan dua kali dalam setahun — tentu akan lebih baik. Gairah kompetisi para atlet sangat tinggi,” ujar Krisna.


Mantan atlet judo nasional itu juga menegaskan bahwa penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025 merupakan bagian dari strategi nasional dalam membangun prestasi olahraga Indonesia.


“Ajang ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi para pemuda bangsa,” jelasnya.


Bagi dunia sambo, kejuaraan ini menjadi penutup tahun yang ideal, sekaligus ajang untuk mengasah kemampuan atlet dan pelatih setelah melalui jadwal kompetisi internasional yang padat.


Salah satu atlet muda Jawa Tengah, Kartika Rahmayanti (18 tahun), turut menyumbang medali emas pada nomor Combat Sambo -47 kg. Kartika mengaku sangat bersyukur atas capaian tersebut.


“Saya sangat senang bisa meraih medali emas pertama di PON Bela Diri ini. Terima kasih kepada orang tua, pelatih, dan semua yang sudah mendukung saya,” ucap Kartika dengan haru.


Ia juga berharap dapat tampil kembali di ajang PON XXII NTT–NTB mendatang dengan target mempertahankan prestasi emas.


Sementara itu, Kepala Pelatih Sambo Jawa Tengah, Andi Nugroho, menilai persaingan antarprovinsi tahun ini semakin ketat. Menurutnya, banyak provinsi menurunkan atlet-atlet baru yang cukup potensial.


“Kompetisi di PON Bela Diri ini sangat ketat. Kami optimis bisa menambah medali di hari kedua dan ketiga,” ujar Andi.


Dengan capaian tersebut, Jawa Tengah semakin memperkokoh posisinya sebagai provinsi unggulan di cabang olahraga Sambo, sekaligus menjadi penanda keberhasilan pembinaan atlet daerah menuju level nasional. (KS1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X