Jumat, 12 Juni 2026

Hizkhiel Pasaji Nasucha Gagal Raih Emas di Final Tarung Derajat PON 2025, Tetap Bangga Lawan Sang Idola

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Hizkhiel Pasaji Nasucha Gagal Raih Emas di Final Tarung Derajat PON 2025, Tetap Bangga Lawan Sang Idola (Kliksolonews/dok)
Hizkhiel Pasaji Nasucha Gagal Raih Emas di Final Tarung Derajat PON 2025, Tetap Bangga Lawan Sang Idola (Kliksolonews/dok)








KUDUS, KLIKSOLONEWS.COM – Pertandingan final cabang olahraga Tarung Derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di GOR Djarum Arena Kudus, Kamis (16/10/2025), menjadi momen berkesan bagi atlet Jawa Tengah, Hizkhiel Pasaji Nasucha.


Hizkhiel tampil di partai puncak melawan atlet Nusa Tenggara Barat, Dedi Iswari, yang tak lain adalah sosok yang telah ia idolakan sejak remaja. Meski harus puas meraih perak setelah kalah dengan skor 3-0, Hizkhiel mengaku bangga bisa menghadapi sang panutan di laga penting tersebut.


“Kendalanya mungkin lebih ke rasa, bukan karena kurang percaya diri. Soalnya ini sudah dua kali ketemu, jadi ada keinginan untuk membuktikan diri. Cuma kemarin sempat kena injakan di kaki kanan, jadi rasanya agak kurang fit, gerakan kaki kanannya jadi kurang maksimal,” ujar Hizkhiel usai pertandingan.


Ia menuturkan bahwa pertemuannya dengan Dedi sudah terjadi sejak usia 16 tahun, dan sejak saat itu ia menjadikan sang lawan sebagai sosok inspiratif dalam dunia Tarung Derajat.


“Mungkin juga ada sedikit rasa terbawa suasana, bukan takut sama lawan, tapi karena dulu waktu umur 16 tahun juga pernah ketemu dia di kejurnas, dan terakhir di BK PON juga ketemu lagi. Jadi semangatnya malah tinggi, tapi mentalnya justru jadi agak capek,” lanjutnya.




-
Hizkhiel Pasaji Nasucha Gagal Raih Emas di Final Tarung Derajat PON 2025, Tetap Bangga Lawan Sang Idola (Kliksolonews/dok)

Menariknya, final kali ini memiliki makna tersendiri bagi Hizkhiel. Pertandingan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-20. Ia mengaku sudah lama berharap bisa bertemu Dedi di partai puncak, sebagai bentuk penghormatan sekaligus hadiah ulang tahunnya sendiri.


“Saya memang mengidolakan Dedi Iswari. Kebetulan saya juga ulang tahun, dan saya memang pengin ketemu di final, buat hadiah ulang tahun saya. Alhamdulillah akhirnya bisa terwujud, meski belum bisa menang,” katanya sambil tersenyum.


Meski gagal meraih medali emas, Hizkhiel menegaskan akan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik di ajang berikutnya.


“Ke depan, mungkin akan lebih dimatangkan lagi. Latihan juga harus lebih kencang dari sebelumnya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutupnya. (KS1)














Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X