Jumat, 12 Juni 2026

Kritik Pedas dari Belanda: Kluivert dan Staf Timnas Indonesia Disebut “Tidak Layak”

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Kritik Pedas dari Belanda: Kluivert dan Staf Timnas Indonesia Disebut “Tidak Layak”. (KlikSoloNews/dok)
Kritik Pedas dari Belanda: Kluivert dan Staf Timnas Indonesia Disebut “Tidak Layak”. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMPatrick Kluivert dan jajaran ofisial Timnas Indonesia mendapat kritik tajam dari Belanda setelah gagal membawa tim lolos dari fase keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kritikan ini datang dari pengamat sepak bola asal Belanda, Valentijn Driessen. Driessen menyoroti performa Indonesia yang dinilai mengecewakan, terutama saat menghadapi Irak.

“Meskipun banyak sosok dari Belanda berada di semua level staf dan skuad, mereka disingkirkan oleh Irak. Performa buruk menghadapi lawan yang jauh lebih lemah ini niscaya akan berujung pada hari perhitungan,” kata Driessen, dikutip dari Voetbal Primeur.

Ia menambahkan, “Mayoritas sosok dari Belanda kemungkinan akan segera dipaksa meninggalkan Jakarta, dengan stempel: Tidak layak.”

Tak hanya Kluivert, sejumlah nama asal Belanda juga terlibat dalam Timnas Indonesia. Alex Pastoor dan Denny Landzaat menjabat sebagai asisten pelatih, Alexander Zwiers sebagai direktur teknik, dan Jordi Cruijff sebagai penasihat teknik.

Selain itu, Simon Tahamata memegang posisi kepala pemandu bakat, Gerald Vanenburg menjadi asisten teknik dan sempat menangani Timnas Indonesia U-23.

Nama-nama lain yang turut mendukung tim dari belakang layar antara lain Regi Blinker, Sjoerd Woudebnerg, Tom Stevens, dan Jordy Kluitenberg.

Kritik ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas keterlibatan sejumlah pelatih dan staf Belanda dalam pengembangan Timnas Indonesia.

Meski begitu, pihak PSSI maupun jajaran pelatih hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Driessen.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X