SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga Pencak Silat resmi berakhir di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (26/9).
Kejuaraan yang diikuti atlet mahasiswa dari berbagai daerah ini menorehkan sejarah dengan menempatkan Kontingen Jawa Tengah sebagai juara umum.
Jateng mengoleksi 8 emas, 3 perak, dan 7 perunggu, unggul atas DKI Jakarta di posisi kedua (4 emas, 8 perak, 2 perunggu) dan Jawa Barat di tempat ketiga (4 emas, 3 perak, 1 perunggu).
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., mengapresiasi para atlet, pelatih, sekaligus panitia yang berperan dalam kesuksesan ajang bergengsi ini.
“POMNAS bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk menunjukkan prestasi mahasiswa Indonesia. Teruslah bergerak, berprestasi, dan berdampak bagi bangsa,” ujarnya.
UMS selaku tuan rumah merasa terhormat dipercaya menyelenggarakan cabor pencak silat. Ihwan menyebut pengalaman ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus.
Prosesi penutupan berlangsung khidmat dengan simbolisasi pencabutan keris oleh teknikal delegate, yang kemudian diserahkan berjenjang hingga Ketua Panitia Pelaksana.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS, Drs. Marpuji Ali, M.Si., berharap capaian para atlet bisa membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga bela diri khas Indonesia ini.
“Semoga apa yang diraih mahasiswa di POMNAS, khususnya pencak silat, menambah kemajuan olahraga Indonesia. Hidup mahasiswa, hidup pencak silat,” tegasnya.
Berakhirnya laga pencak silat di Solo meninggalkan kesan mendalam. Selain menjadi ajang adu prestasi, POMNAS XIX juga mempererat silaturahmi antar mahasiswa dari seluruh penjuru tanah air.
Dengan keberhasilan Jateng sebagai juara umum, POMNAS XIX 2025 cabang pencak silat resmi ditutup, meninggalkan semangat juang yang akan dikenang para atlet dan pendukungnya.(KS01)