MALANG, KLIKSOLONEWS.COM – Setelah melewati jeda internasional dan libur Hari Raya Idulfitri, Arema FC kembali bersiap menatap sisa kompetisi BRI Liga 1 2024/25 dengan penuh perhatian.
Evaluasi menyeluruh terhadap tim menjadi agenda utama manajemen, terutama terkait komposisi pemain dan nasib pelatih kepala.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan sebagian besar pemain lokal akan tetap dipertahankan untuk musim depan. Namun, tidak semua nama dipastikan bertahan.
“Mayoritas pemain lokal bertahan. Kecuali pemain asing, itu yang masih dievaluasi lebih ketat,” ujar Yusrinal, Sabtu 5 April 2025.
Ia menambahkan, sejumlah pemain dipastikan tidak mendapatkan perpanjangan kontrak karena pertimbangan performa maupun kebutuhan tim ke depan.
"Ada beberapa yang tidak dilanjutkan," lanjutnya tanpa menyebut nama.
Sementara itu, posisi pelatih kepala saat ini masih dalam tahap evaluasi. Menurut Yusrinal, keputusan akhir akan ditentukan berdasarkan hasil akhir tim musim ini serta proses negosiasi antara manajemen dan pihak pelatih.
"Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah pertandingan terakhir. Hasil akhir sangat berpengaruh,” jelasnya.
Selain performa tim, faktor lain seperti nilai kontrak, fasilitas pendukung, hingga visi jangka panjang juga menjadi pertimbangan dalam proses negosiasi.
Meski belum diputuskan, Yusrinal mengakui bahwa secara statistik, kinerja pelatih dalam 10 laga terakhir cukup memuaskan dan membawa tim ke tren positif.
“Secara statistik cukup memuaskan bagi klub, tapi tetap kami harus melihat gambaran utuh sampai akhir musim,” ucapnya.
Saat ini, Arema FC berada di posisi ke-6 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 42 poin. Posisi ini menjadi bekal penting untuk menatap musim depan dengan penuh harapan.
Untuk menjaga kondisi pemain selama masa jeda, tim pelatih menerapkan pola campuran antara libur dan latihan.
“Karena libur cukup panjang, tim pelatih sepakat memberi libur seminggu, lalu latihan seminggu, baru nanti fokus latihan penuh menjelang lanjutan kompetisi,” pungkas Yusrinal.
Evaluasi akhir musim ini menjadi momen krusial bagi Arema FC dalam menentukan arah tim ke depan, baik dari sisi skuad maupun kepemimpinan di bangku pelatih. (KS01)