Jumat, 12 Juni 2026

PSIS Semarang Hadapi Tekanan Degradasi di Liga 1

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 3 April 2025 | 21:44 WIB
PSIS Semarang Hadapi Tekanan Degradasi di Liga 1. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)
PSIS Semarang Hadapi Tekanan Degradasi di Liga 1. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - PSIS Semarang kini berada di ujung tanduk BRI Liga 1 2024/25. Menjelang pekan ke-28, tim kebanggaan kota Semarang terperosok ke zona degradasi dengan menempati posisi ke-16 klasemen sementara.

Dengan koleksi 24 poin, perjalanan mereka di sisa tujuh pertandingan semakin menegangkan. Saat ini, PSIS hanya mencatatkan enam kemenangan, enam hasil imbang, dan 15 kekalahan.

Ini adalah waktu yang penuh tantangan bagi tim Mahesa Jenar, dengan ancaman degradasi yang mengintai di setiap sudut lapangan.

Namun, di balik catatan buruk tersebut, ada satu hal yang tak bisa dipandang sebelah mata: semangat juang yang tak kunjung padam.

Bagi banyak pihak, perjuangan PSIS lebih dari sekadar meraih kemenangan; ini adalah ujian mental yang akan menguji kekuatan dan ketangguhan setiap pemain di lapangan. Ketika krisis datang, keberanian dan mentalitas tim akan menjadi penentu utama.

Kapten tim, Septian David Maulana, adalah sosok yang memegang peranan besar dalam menjaga psikologi tim. Meskipun tim sedang berada dalam situasi yang tidak menguntungkan, dia tidak menyerah begitu saja.

"Kami semua pemain yakin dan percaya akan bisa bangkit kembali keluar dari zona degradasi," ujar Septian dengan penuh keyakinan.

Bagi dia, tidak ada jalan lain selain terus berjuang, meskipun jalan tersebut terasa semakin menanjak.

"Ya, memang ketika di bawah, situasi sangat sulit. Tapi kami semua pemain yakin dan percaya akan bisa bangkit kembali keluar dari zona degradasi. Meski susah, sebisa mungkin kami harus memotivasi diri sendiri dulu. Saya sampaikan kepada teman-teman, ayo kita bantu tim ini untuk selamat dari degradasi," ujar pemilik jersey nomor 29 tersebut.

Septian, yang memiliki pengalaman luas di level tertinggi, juga tak lupa memberi perhatian kepada pemain muda. Menurutnya, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk berkembang, tak hanya untuk musim ini, tetapi juga untuk karier masa depan.

"Ini peluang kamu. Maksimalkan dalam bermain. Saya tekankan, selamatkan tim ini," katanya, memberi pesan kuat kepada para juniornya.

Bukan hanya sebagai kapten, Septian berfungsi sebagai mentor yang memberi arahan dan semangat, terutama untuk para pemain yang mungkin merasakan beban lebih berat.

Namun, perjuangan PSIS tidak hanya ditentukan oleh keberanian dan tekad para pemain. Laga mendatang melawan Persik Kediri di pekan ke-28 menjadi titik balik yang sangat krusial.

Bertanding di Stadion Jatidiri Semarang pada Jumat, 11 April 2025, pertandingan ini bisa menjadi momentum kebangkitan bagi PSIS.

Di susunan klasemen sementara, lima tim masih masuk dalam zona rawan degradasi, yakni Persis Solo di peringkat ke-14 dengan 26 poin, lalu berturut-turut di bawahnya Madura United (24 poin), zona degradasi yakni PSIS Semarang (24 poin), Semen Padang (22 poin), dan juru kunci PSS Sleman (22 poin). (KS01)

Berikut ini Klasemen Liga 1 hingga pekan ke-27:

-
Klasemen Liga 1: Posisi Persis Solo Belum Aman dari Degradasi, Persib Bandung Makin Dekat Gelar Juara. (KlikSoloNews/Benediktus Candra)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X