KLIKSOLONEWS.COM – Selain dikenal sebagai destinasi wisata eksotis, Thailand juga memiliki warisan budaya yang kaya, salah satunya adalah Muay Thai.
Seni bela diri ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari sejarah dan tradisi bangsa Thailand yang telah berkembang selama berabad-abad.
Muay Thai, yang dikenal sebagai "Seni Delapan Tungkai," mengandalkan kombinasi pukulan, tendangan, siku, dan lutut untuk menyerang lawan. Teknik bertarung ini berasal dari medan perang dan telah digunakan oleh para pejuang Thailand dalam berbagai konflik sepanjang sejarah.
Muay Thai pertama kali digunakan oleh tentara Thailand sebagai metode bertarung jarak dekat dalam peperangan. Menurut buku panduan Chupasart, seni bela diri ini menekankan lebih dari sekadar penggunaan senjata, tetapi juga keterlibatan penuh dari pikiran, tubuh, dan jiwa.
Pada masa pemerintahan Raja Prachao Sua (1697-1709 M), Muay Thai mulai berkembang sebagai olahraga. Sang raja yang dikenal sebagai pecinta seni bela diri sering menyamar dan bertarung di kompetisi lokal, bahkan mengalahkan juara-juara desa. Sejak saat itu, Muay Thai semakin populer di kalangan rakyat Thailand.
Di awal tahun 1930-an, Muay Thai resmi diperkenalkan sebagai cabang olahraga dan mulai mengikuti standar kompetisi internasional. Peraturan seperti kontes putaran dan pembagian kelas berat mulai diterapkan, menjadikan Muay Thai sebagai olahraga ring yang lebih aman.
Kini, Muay Thai telah berkembang menjadi olahraga internasional yang diakui di berbagai negara. Tidak hanya sebagai seni bertarung, tetapi juga sebagai bentuk pertahanan diri dan program kebugaran.
Muay Thai telah dipraktikkan di lebih dari 80 negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Brasil, dan negara-negara Eropa. Menurut data dari Federasi Muay Thai Internasional (IFMA), terdapat lebih dari 4.000 kamp pelatihan Muay Thai di seluruh dunia.
Beberapa atlet dunia yang juga berlatih Muay Thai sebagai bagian dari persiapan mereka dalam seni bela diri campuran (MMA) antara lain Anderson Silva, Israel Adesanya, dan Valentina Shevchenko.
Selain digunakan dalam kompetisi, Muay Thai juga dikenal sebagai olahraga kebugaran yang efektif. Sebuah penelitian dari Journal of Strength and Conditioning Research menemukan bahwa latihan Muay Thai dapat membakar 800-1.200 kalori per jam, menjadikannya salah satu latihan paling efektif untuk menurunkan berat badan.
Muay Thai juga telah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang SEA Games, Asian Games, dan akan dipertandingkan dalam Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Beberapa turnamen bergengsi dalam dunia Muay Thai antara lain Lumpinee Stadium Championship (Thailand), Rajadamnern Stadium Championship (Thailand), ONE Championship (Asia), World Muay Thai Championship (IFMA).
Dari medan perang hingga ring olahraga, Muay Thai telah berevolusi menjadi seni bela diri yang tak hanya tangguh tetapi juga mendunia. Dengan sejarah panjang dan teknik yang unik, Muay Thai tetap menjadi salah satu bela diri paling efektif dan menarik untuk dipelajari, baik untuk kompetisi, kebugaran, maupun pertahanan diri. (KS06)