SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Samuel Adewunmi, pemain asing Hangtuah Jakarta, menerima sanksi tegas berupa skorsing (larangan bermain) dan denda setelah terlibat dalam insiden disqualifying-foul pada pertandingan melawan Kesatria Bengawan Solo, Sabtu siang (8/2/2025).
Dilansir Voiceofnusantara.com, jejaring KlikSoloNews, Kejadian tersebut terjadi di kuarter kedua pertandingan yang berlangsung sengit, dan membawa dampak besar bagi tim Hangtuah.
Insiden bermula ketika Abraham Wenas dari Kesatria Bengawan Solo melakukan foul dengan membelakangi Adewunmi untuk menghentikan pergerakan pemain asing Hangtuah.
Hal tersebut menyebabkan keduanya terjatuh ke lantai, dan saat jatuh, Adewunmi tampak mengayunkan tangan ke bagian tubuh atas Abraham Wenas.
Wasit yang memimpin pertandingan, Crew Chief Rendra Lesmana, bersama asisten wasit Ali Romadani dan Prima Rizki, awalnya memberikan Unsportsmanlike Foul kriteria C1 terhadap Adewunmi.
Namun, setelah pelatih kepala Kesatria Bengawan Solo, Efri Meldi, mengajukan Head Coach Challenge (HCC) untuk meninjau kemungkinan adanya Act of Violence, wasit memutuskan untuk memeriksa kembali insiden tersebut.
Setelah melakukan tinjauan menggunakan IRS (Instant Replay System), Crew Chief dan Umpire 1 sepakat bahwa tindakan yang dilakukan Adewunmi masuk dalam kategori kekerasan, yaitu berupa pemukulan dengan mengayunkan tangan ke tubuh Abraham Wenas.
Oleh karena itu, keputusan wasit pun berubah, dan Adewunmi dijatuhi sanksi disqualifying-foul, yang mengakibatkan ia langsung dikeluarkan dari pertandingan.
Sebagai akibatnya, Abraham Wenas mendapat dua tembakan bebas, namun karena ia harus menerima perawatan medis, tembakan bebas tersebut kemudian digantikan oleh Samuel Devin dari Kesatria Bengawan Solo.
Sebagai bagian dari konsekuensi dari pelanggarannya, Samuel Adewunmi dikenakan sanksi berupa tiga kali larangan bermain dan denda sebesar Rp 20.000.000.
Sanksi tersebut dijatuhkan sesuai dengan Peraturan Pelaksanaan IBL Bab V Pasal 3 Ayat 1.6. Dengan hukuman ini, Adewunmi dipastikan tidak akan dapat membela Hangtuah Jakarta selama sisa pertandingan bulan Februari 2025.
Beberapa pertandingan yang akan dilewatkan Adewunmi antara lain melawan Satya Wacana Salatiga pada 9 Februari, Pelita Jaya Jakarta pada 12 Februari, dan Rajawali Medan pada 14 Februari.
Skorsing ini menjadi pukulan bagi tim Hangtuah, mengingat kontribusi Adewunmi yang cukup besar dalam pertandingan sebelumnya. (KS01)