"Kami siap bertanggung jawab atas kejadian ini. Apabila di kemudian hari terbukti adanya pelanggaran, penyalahgunaan wewenang maupun kelalaian yang dilakukan oleh oknum pengajar atau pihak sekolah, kami siap menerima sanksi serta konsekuensi sesuai aturan yang berlaku," lanjutnya.
Pernyataan tersebut menjadi respons resmi pertama dari pihak sekolah setelah kasus dugaan perundungan yang diungkap alumni itu ramai diperbincangkan di media sosial.(*)