BANTUL, KLIKSOLONEWS.COM - Bikin malu Jogja! Viral di Threads, dugaan perundungan di SMAN 2 Bantul, alumni ungkap tekanan psikologis hingga aangguan mental.
Dugaan kasus perundungan di lingkungan SMAN 2 Bantul menjadi sorotan publik setelah seorang alumni membagikan pengalamannya melalui media sosial Threads. Unggahan tersebut viral dan memicu berbagai respons dari masyarakat.
Dalam akun Threads bernama @gh05tx0, alumni tersebut mengaku mengalami perundungan selama masih menempuh pendidikan di sekolah itu.
Ia juga mengunggah foto rekam medis yang disebut berkaitan dengan kondisi kesehatan mental yang dialaminya.
Melalui unggahannya, alumni tersebut menceritakan tekanan psikologis yang dirasakan selama masa sekolah berdampak panjang terhadap kehidupannya.
Ia mengaku baru mendapatkan diagnosis gangguan mental setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 2 Bantul.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Warganet memberikan dukungan kepada penyintas sekaligus mendorong adanya penelusuran lebih lanjut terkait dugaan perundungan yang disampaikan.
Menanggapi ramainya pemberitaan dan diskusi publik mengenai kasus tersebut, pihak SMAN 2 Bantul akhirnya menyampaikan pernyataan resmi pada Jumat (19/6/2026).
Baca Juga: Siswa SMP di Grobogan Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Sekolah
Kepala SMAN 2 Bantul, Isti Fatimah, menyampaikan permohonan maaf kepada penyintas, keluarga, serta masyarakat atas situasi yang terjadi. Ia menegaskan sekolah terbuka terhadap proses investigasi maupun evaluasi apabila diperlukan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada pihak penyintas, keluarga, serta masyarakat luas atas ketidaknyamanan dan situasi yang terjadi," ujar Isti Fatimah.
Menurutnya, pihak sekolah berkomitmen untuk bertanggung jawab dan menghormati setiap proses yang dilakukan guna mengungkap fakta terkait dugaan perundungan tersebut.