Menurutnya, pelayanan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Ini salah satu bentuk pelayanan agar anak-anak kita bisa menentukan pilihan pendidikan terbaik. Mereka adalah aset daerah dan masa depan Jawa Tengah,” ujarnya.
Penguatan Sistem Digital SPMB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 telah diperkuat dengan sistem teknologi informasi yang lebih canggih untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar.
Pemerintah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah serta perusahaan teknologi Alibaba untuk memperkuat sistem berbasis cloud.
Baca Juga: Tahapan SPMB SMAN dan SMKN Jateng Dimulai Pekan Depan, Catat Jadwal Lengkapnya
Sistem tersebut menggunakan teknologi auto scaling, yang memungkinkan kapasitas server meningkat otomatis saat terjadi lonjakan trafik.
Selain itu, juga disiapkan sistem backup multi-zone untuk menjaga agar layanan tetap berjalan jika terjadi gangguan pada pusat data utama.
Dari sisi keamanan, pemerintah memastikan perlindungan data pribadi calon peserta didik menjadi prioritas utama.
Sadimin menegaskan bahwa sistem yang digunakan telah dilengkapi dengan keamanan berbasis cloud untuk mencegah kebocoran data maupun serangan siber.
“Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa dari risiko kebocoran data maupun serangan siber,” kata Sadimin.
Dengan berbagai penguatan sistem dan pengawasan langsung dari pemerintah daerah, pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah diharapkan berjalan semakin transparan, modern, dan berintegritas.(*)