nasional

Pertamax Naik, Wali Kota Respati Pastikan Pelayanan Publik di Solo Tetap Berjalan Normal

KS1
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB
Pertamax Naik, Wali Kota Respati Pastikan Pelayanan Publik di Solo Tetap Berjalan Normal. (KlikSoloNews/dok)Panduan Kota & Daerah

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026) tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memastikan seluruh layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan optimal.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah efisiensi penggunaan bahan bakar dan energi sejak satu bulan terakhir.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya menjaga efektivitas operasional pemerintahan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada warga.

Menurut Respati, konsep efisiensi energi dan bahan bakar yang telah diterapkan menjadi strategi untuk menghadapi dampak kenaikan harga Pertamax. Meski demikian, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu.

“Kami memastikan memiliki konsep efisiensi bahan bakar dan efisiensi energi yang sudah diterbitkan sejak satu bulan lalu. Kami mengedepankan fasilitas pelayanan publik dan memastikan tidak ada pelayanan masyarakat yang terganggu,” ujar Respati.

Pemkot Surakarta menekankan bahwa program penghematan energi hanya difokuskan pada aspek operasional yang dapat dioptimalkan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap diminta menjalankan tugas secara maksimal, khususnya pada sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Respati menegaskan bahwa kepuasan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, kebijakan efisiensi tidak boleh berdampak pada layanan dasar yang dibutuhkan warga setiap hari.

“Kami memastikan kepuasan masyarakat dan pelayanan masyarakat tidak ada yang terganggu sedikit pun. Mari bersama-sama menjaga hemat energi demi kelancaran pekerjaan kita semua,” katanya.

Penggunaan Kendaraan Dinas dan Energi Lebih Efektif

Sebagai bagian dari langkah efisiensi, Pemkot Surakarta mendorong seluruh jajaran pemerintah untuk lebih bijak dalam penggunaan kendaraan dinas, bahan bakar, listrik, serta berbagai sumber energi pendukung lainnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga efisiensi anggaran sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan lancar. Pemerintah juga berupaya menjaga kualitas layanan publik agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik meski terjadi penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Selain di lingkungan pemerintahan, Pemkot Surakarta juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup hemat energi dalam aktivitas sehari-hari. Menurut Respati, kesadaran bersama dalam mengelola penggunaan energi menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas aktivitas ekonomi dan sosial.

Respati menegaskan prinsip utama pemerintah adalah tetap hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjadi kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah bukanlah mengurangi pelayanan, melainkan meningkatkan efisiensi agar pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan.

“Prinsipnya, pemerintah harus tetap hadir. Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini kami sikapi dengan langkah efisiensi, bukan dengan mengurangi pelayanan kepada masyarakat,” tegas Respati.

Dengan kebijakan efisiensi energi yang telah disiapkan sebelumnya, Pemkot Surakarta optimistis seluruh layanan publik dapat terus berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terlayani secara maksimal meski terjadi kenaikan harga Pertamax.(ks01)

Tags

Terkini