nasional

Pemkot Surakarta Tindak Tegas Jukir Nakal, Dua Pelaku Diamankan di Laweyan

KS1
Jumat, 29 Mei 2026 | 08:30 WIB
Pemkot Surakarta Tindak Tegas Jukir Nakal, Dua Pelaku Diamankan di Laweyan. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakarta menegaskan komitmennya dalam menertibkan praktik juru parkir (jukir) liar dan nakal yang dinilai meresahkan masyarakat serta merusak citra Kota Solo sebagai kota yang tertib dan nyaman.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menyampaikan penindakan dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menata sistem perparkiran di wilayah kota.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul laporan masyarakat terkait dugaan pungutan parkir tidak wajar oleh dua jukir di kawasan GOR Sritex Arena beberapa waktu lalu.

“Saat ini kedua preman parkir tersebut sudah diamankan Polsek Laweyan. Sudah diamankan petugas,” ujar Respati, Kamis (28/5/2026).

Respati menegaskan bahwa praktik pungutan liar dan parkir ilegal tidak akan ditoleransi karena merugikan masyarakat sekaligus mencoreng citra kota.

Menurutnya, Pemkot Surakarta akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan serta membuka ruang aduan masyarakat agar setiap pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti.

“Ini menjadi perhatian serius kami di Pemerintah Kota Surakarta. Kami tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan. Silakan laporkan jika menemukan praktik jukir yang tidak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Pembinaan Jukir dan Penataan Sistem Parkir

Selain penindakan, Pemkot Solo juga tetap melakukan pembinaan kepada para juru parkir agar bekerja secara tertib, sopan, dan sesuai aturan yang berlaku.

Pemerintah kota berencana memberikan identitas khusus bagi jukir resmi guna memudahkan pengawasan serta mencegah kebocoran retribusi parkir.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem parkir yang lebih transparan, tertib, dan profesional di Kota Solo.

“Yang terpenting jukir harus sopan, melayani masyarakat dengan baik, dan tidak ada kebocoran retribusi,” tambah Respati.

Pemkot Surakarta berharap upaya penertiban ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kota.

Dengan penindakan tegas dan pembinaan berkelanjutan, pemerintah optimistis tata kelola parkir di Solo akan semakin baik dan bebas dari praktik pungutan liar.(ks01)

Tags

Terkini