nasional

Presiden Prabowo Perintahkan Aparat Bersihkan Institusi dari Korupsi, Judi dan Narkoba

KS1
Minggu, 17 Mei 2026 | 12:00 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Aparat Bersihkan Institusi dari Korupsi, Judi dan Narkoba. (KlikSoloNews/dok)

NGANJUK, KLIKSOLONEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh aparat penegak hukum untuk melakukan pembenahan internal dan membersihkan institusi dari praktik penyelewengan, korupsi, hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal seperti judi dan narkoba.


Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).


Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa seluruh aparat negara mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga TNI harus berani melakukan koreksi demi menjaga kehormatan institusi dan menegakkan keadilan bagi masyarakat.


“Seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi,” tegas Prabowo.


Menurutnya, pembenahan lembaga penegak hukum menjadi langkah penting karena pengadilan merupakan tempat terakhir masyarakat kecil mencari keadilan.


Oleh sebab itu, Presiden menilai para hakim harus memiliki integritas tinggi, bersikap adil, dan terbebas dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan.


Prabowo juga menyinggung kebijakan pemerintah dalam menaikkan gaji hakim sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas lembaga peradilan.


Ia menyebut kenaikan gaji hakim junior bahkan mencapai hampir 300 persen guna meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme aparat peradilan.


Presiden mengatakan, peningkatan kesejahteraan tersebut membuat gaji hakim di Indonesia kini lebih tinggi dibanding beberapa negara di kawasan ASEAN.


Bahkan, menurutnya, penghasilan Ketua Mahkamah Agung Indonesia disebut telah melampaui take home pay Ketua Mahkamah Agung Singapura.


Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menjawab kritik mengenai keterlibatan aparat TNI dan Polri di sektor pertanian.


Ia menegaskan kehadiran aparat dalam sektor tersebut bertujuan membantu masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


“Jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat,” ujarnya.


Prabowo juga mengaku masih menerima laporan terkait dugaan penyimpangan oleh sejumlah pejabat, termasuk orang-orang yang pernah dipercaya menduduki jabatan penting olehnya.

Halaman:

Tags

Terkini