REMBANG, KLIKSOLONEWS.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Rembang berlangsung meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Kegiatan tidak hanya diisi dengan upacara formal, tetapi juga menampilkan berbagai kreativitas pelajar dan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan marching band yang melibatkan ratusan pelajar SMP Negeri 1 Sulang sebelum upacara dimulai.
Setelah upacara selesai, ribuan siswa dari tingkat SD dan SMP mengikuti senam massal “Anak Indonesia Hebat” yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para tamu undangan.
Usai kegiatan utama, para tamu undangan yang mengenakan pakaian adat melanjutkan agenda dengan mengunjungi stan pameran pendidikan dan UMKM di kawasan timur Alun-alun Rembang, tepatnya di Jalan Gatot Soebroto.
Di lokasi tersebut, ditampilkan berbagai bakat siswa, mulai dari pertunjukan biola, bela diri, barongsai, dan karawitan.
Selain itu, stan pameran juga menampilkan produk hasil karya siswa seperti makanan dan minuman olahan hingga kerajinan tangan.
Bupati Rembang, Harno bersama Wakil Bupati turut mengapresiasi kreativitas para pelajar yang dinilai mampu menunjukkan potensi generasi muda daerah.
Menurut mereka, kegiatan ini mencerminkan kekompakan dunia pendidikan dalam mendukung visi Indonesia Emas.
Konsep Hardiknas Dibuat Lebih Inovatif
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, mengatakan bahwa konsep Hardiknas tahun ini sengaja dibuat lebih inovatif agar dapat menampilkan seluruh potensi pendidikan di daerah.
-
“Kami ingin menunjukkan semua potensi yang dimiliki pendidikan di Kabupaten Rembang, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga guru dan kepala sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro’, berpesan agar para pelajar tetap semangat dalam menempuh pendidikan.
“Pelajar tugasnya hanya satu, semangat dan belajar itu. Pemerintah pasti memberikan dukungan,” tegasnya.(Miftah/ks01)