nasional

Kronologi Rumah Kades HoHo Banjarnegara Diteror Bom Molotov, Mobil Hangus Terbakar

KS1
Minggu, 26 April 2026 | 12:30 WIB
Kronologi Rumah Kades HoHo Banjarnegara Diteror Bom Molotov, Mobil Hangus Terbakar. (KliKSoloNews/dok)

BANJARNEGARA, KLIKSOLONEWS.COM – Rumah Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menjadi sasaran teror bom molotov oleh orang tak dikenal pada Kamis (23/4/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.10 WIB menjelang subuh. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga beraksi seorang diri dan menggunakan sepeda listrik saat mendatangi lokasi.

Hoho mengungkapkan, saat kejadian dirinya masih terjaga usai begadang bersama warga. Namun tak lama setelah masuk ke kamar anaknya, ia mendengar suara mencurigakan.

“Saya keluar, api sudah besar sekali dan mobil sudah terbakar,” ujarnya.

Kendaraan miliknya, Honda Civic Turbo, mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat digunakan lagi. Ia menduga pelaku terlebih dahulu menyiram mobil dengan cairan tiner sebelum melemparkan bom molotov, sehingga api cepat membesar.

Selain mobil, bagian rumah seperti atap garasi dan langit-langit juga ikut terdampak dan menghitam akibat kebakaran.

Sempat Ingin Mengejar Pelaku

Hoho sempat berupaya mengejar pelaku, namun mengurungkan niatnya demi memastikan keselamatan keluarganya yang berada di dalam rumah.

Api akhirnya berhasil dipadamkan secara manual menggunakan air seadanya oleh Hoho dan istrinya. Proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit karena api cukup sulit dikendalikan.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Banjarnegara. Aparat kepolisian bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi teror tersebut.

Hoho berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku. Ia juga menduga kejadian ini berkaitan dengan konflik sebelumnya terkait proses penjaringan perangkat desa yang sempat memicu ketegangan.

Meski demikian, ia menegaskan tetap akan menjalankan tugas sebagai kepala desa sesuai aturan dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak mana pun.(KS01)

Tags

Terkini