SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Polda Jawa Tengah kembali melanjutkan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
Kali ini, fokus pada pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I gelombang kedua bagi calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).
Sebanyak 190 peserta, baik pria maupun wanita, mengikuti proses seleksi yang digelar di Klinik Biddokkes Polda Jateng, Sendang Mulyo, Kota Semarang.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, yang hadir untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur. Ia didampingi Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, serta Kabid Dokkes Kombes Pol drg. Agung Hadi W.
Dalam peninjauan tersebut, Latif Usman menegaskan proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Ia memastikan tidak ada intervensi dalam proses seleksi, sehingga seluruh peserta memiliki peluang yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Seluruh tahapan dilakukan secara objektif dan terbuka. Kami menjamin tidak ada campur tangan dari pihak mana pun,” tegasnya.
Selain memantau jalannya seleksi, Wakapolda juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para peserta. Dalam suasana yang hangat, ia memberikan motivasi agar para calon Taruna tetap percaya diri dan fokus menjalani setiap tahapan.
Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya menciptakan proses seleksi yang tidak hanya profesional, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi peserta.
Hasil Seleksi Diumumkan Terbuka
Sebagai bentuk transparansi, hasil pemeriksaan kesehatan tahap I diumumkan secara langsung kepada peserta pada hari yang sama setelah seluruh rangkaian selesai.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta mengetahui hasilnya secara terbuka, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, turut mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan Polri dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat.
“Kami mengimbau peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel, Polda Jawa Tengah berupaya menjaga integritas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen Polri.
Dengan prinsip BETAH, diharapkan seleksi Akpol 2026 mampu menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas dan berintegritas tinggi.(KS01)