nasional

Maksimalkan Layanan Lost and Found: KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 133 Barang Tertinggal Selama Lebaran 2026, Nilai Capai Rp129 Juta

KS1
Minggu, 5 April 2026 | 14:29 WIB
Maksimalkan Layanan Lost and Found: KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 133 Barang Tertinggal Selama Lebaran 2026, Nilai Capai Rp129 Juta. (KlikSoloNews/dok KAI)

YOGYAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 133 barang tertinggal selama Angkutan Lebaran 2026 dengan nilai mencapai Rp129 juta. Simak lokasi temuan dan cara klaim barang hilang.


PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 133 barang milik penumpang tertinggal selama masa Angkutan Lebaran 2026. Total nilai taksiran barang tersebut mencapai Rp129.580.000.


Masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan mobilitas penumpang yang tinggi di sejumlah stasiun wilayah operasional Daop 6.


Berdasarkan data layanan lost and found, barang temuan terdiri dari beberapa kategori, yakni:




  • Makanan: 6 item

  • Barang biasa: 77 item

  • Barang berharga: 50 item


Adapun lokasi temuan tersebar di sejumlah stasiun dengan tingkat mobilitas tinggi, antara lain:




  • Stasiun Yogyakarta: 62 barang

  • Stasiun Lempuyangan: 23 barang

  • Stasiun Solo Balapan: 51 barang


Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas penumpang selama Lebaran tidak mengganggu kinerja layanan lost and found.


“Selama masa Angkutan Lebaran 2026, tingginya mobilitas masyarakat tidak mempengaruhi kinerja Lost and Found KAI. Kami terus mengoptimalkan pelayanan sebagai bentuk komitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa setiap barang yang ditemukan akan melalui prosedur pendataan dan pengamanan sebelum dikembalikan kepada pemiliknya.



Cara Klaim Barang Tertinggal


KAI juga mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti dalam menjaga barang bawaan, baik saat berada di dalam kereta maupun di area stasiun.


“Barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing penumpang. Kami mengingatkan agar selalu fokus dan melakukan pengecekan ulang sebelum turun dari kereta,” tambah Feni.


Bagi penumpang yang merasa kehilangan barang, KAI menyediakan layanan pengaduan melalui petugas stasiun maupun Contact Center KAI 121.


Seluruh barang temuan yang belum diambil akan disimpan sesuai ketentuan yang berlaku hingga dapat dikembalikan kepada pemiliknya.


Dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memberikan rasa aman bagi pelanggan selama menggunakan transportasi kereta api, terutama pada momen penting seperti Angkutan Lebaran. (KS01)

Tags

Terkini