nasional

Diserbu Ribuan Pendaftar, Program Balik Kerja Gratis BPKH Jadi Andalan Usai Lebaran

KS1
Selasa, 24 Maret 2026 | 13:14 WIB
Diserbu Ribuan Pendaftar, Program Balik Kerja Gratis BPKH Jadi Andalan Usai Lebaran. (KlikSoloNews/Lukas)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Program balik kerja gratis yang diinisiasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menjadi primadona masyarakat pada arus balik Lebaran 2026. Tingginya minat membuat ribuan calon peserta berebut kuota yang tersedia hanya dalam waktu singkat.

Di titik keberangkatan De Colomadoe, ratusan peserta dilepas menuju wilayah Jabodetabek pada Selasa (24/3/2026), pagi. Mereka merupakan bagian dari total ribuan pekerja yang memanfaatkan fasilitas transportasi gratis tersebut.

Program yang telah berjalan selama empat tahun ini menunjukkan tren peningkatan signifikan setiap tahunnya.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, mengungkapkan kebutuhan akan layanan balik kerja gratis masih sangat tinggi di masyarakat.

“Program balik kerja ini kami lakukan setiap tahun dan sekarang sudah masuk tahun keempat,” ujarnya usai pemberangkatan 15 bus Program Balik Kerja.

Menurutnya, selama ini fasilitas gratis lebih banyak tersedia saat arus mudik, sementara saat kembali ke tempat kerja, masyarakat harus menanggung biaya sendiri.  Hal inilah yang membuat program balik kerja dari BPKH mendapat respons luar biasa.

Solo Catat Rekor Pendaftar

Dari empat kota penyelenggara, Solo menjadi wilayah dengan peminat paling tinggi. Kuota yang disediakan hanya ratusan kursi, namun jumlah pendaftar membludak hingga puluhan kali lipat.

Dari kuota 15 bus atau sekitar 675 kursi, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 11 ribu orang. “Untuk Solo ini istimewa, karena pendaftarnya paling banyak. Kuota 675, tapi yang mendaftar lebih dari 11 ribu,” tambah Sulistyowati.

Fenomena ini menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi terjangkau bagi pekerja, khususnya yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah libur Lebaran.

Tak sedikit calon peserta yang harus gigit jari karena kehabisan kuota dalam hitungan jam sejak pendaftaran dibuka.

“Kami buka pendaftaran pagi, sore sudah habis. Cepat sekali karena masyarakat sudah menunggu program ini,” tambahnya.

Menariknya, banyak peserta datang dari luar kota seperti Sragen dan Magetan demi mendapatkan kesempatan ikut program ini. Bahkan, sebagian rela datang lebih awal dan bermalam di sekitar lokasi keberangkatan.

Program ini memang menyasar pekerja aktif yang memiliki pekerjaan tetap di Jabodetabek. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari buruh, pekerja jasa, hingga karyawan swasta.

Melihat lonjakan peminat, BPKH membuka kemungkinan untuk memperluas cakupan program ke depan. Evaluasi akan dilakukan untuk menambah jumlah armada maupun kota keberangkatan.

“Insyaallah akan kami evaluasi, apakah perlu ditambah kuota atau kota baru,” ujar Sulistyowati.

Dengan total sekitar 2.700 peserta yang diberangkatkan tahun ini, program balik kerja gratis diharapkan terus menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pekerja yang membutuhkan transportasi aman dan terjangkau setelah libur panjang.(ks01)

Tags

Terkini