nasional

Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Ahmad Luthfi: Urai Kemacetan Simpang Bawen

KS1
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:29 WIB
Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Ahmad Luthfi: Urai Kemacetan Simpang Bawen. (KlikSoloNews/dok)

KABUPATEN SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membuka secara fungsional ruas Tol Bawen–Ambarawa selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kebijakan ini diambil untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Bawen yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan saat puncak mudik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung kesiapan tol fungsional ruas Bawen–Ambarawa yang merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 pada Selasa (10/3/2026).

Menurut Luthfi, ruas tol tersebut akan difungsikan sementara mulai 13 hingga 30 Maret 2026 guna mengurangi kepadatan kendaraan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Dua ruas tol ini kita fungsionalkan untuk mereduksi agar tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Biasanya pada puncak arus mudik kawasan Bawen sangat padat,” kata Luthfi usai meninjau lokasi di Gerbang Tol Ambarawa.

Ruas tol sepanjang sekitar 4,98 kilometer itu menghubungkan Exit Tol Bawen hingga Exit Tol Ambarawa di wilayah Kupang, Ambarawa. Pada tahap awal, jalur A atau arah Bawen menuju Ambarawa akan dibuka lebih dulu.

“Jalur A kita operasionalkan secara fungsional mulai 13 Maret, sedangkan jalur B dari Ambarawa ke Bawen akan dibuka mulai 15 Maret,” jelas Luthfi.

Meski dibuka sementara, operasional tol fungsional tersebut belum berlaku selama 24 jam. Hal ini karena sejumlah fasilitas seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan masih dalam tahap penyempurnaan.

“Waktu operasionalnya mulai pukul 06.00 sampai 17.00,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama mudik, pemerintah akan mendirikan dua pos pengamanan di Exit Tol Bawen dan Exit Tol Ambarawa. Pos tersebut akan dijaga oleh petugas dari Dinas Perhubungan serta Kepolisian.

Selain tol Bawen–Ambarawa, pemerintah juga akan membuka secara fungsional ruas Jalan Tol Solo–Yogyakarta hingga wilayah Prambanan. Pembukaan jalur ini diharapkan membantu memperlancar arus kendaraan menuju wilayah Yogyakarta.

Di sisi lain, kesiapan jalur mudik di wilayah Pantura Jawa Tengah juga terus dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor bersama kepolisian dan instansi terkait.

Polda Jateng Siapkan Valet Ride

Untuk mengurangi kepadatan kendaraan roda dua, Kepolisian Daerah Jawa Tengah juga menyiapkan layanan valet ride bagi pemudik sepeda motor dari arah barat.

Skema tersebut memungkinkan sepeda motor diangkut menggunakan truk, sementara pengendara melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju daerah tujuan.

“Di Brebes sudah disiapkan truk untuk mengangkut sepeda motor. Orangnya diangkut bus sampai tujuan, karena titik jenuh pemudik roda dua biasanya saat mulai masuk Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dan tidak memaksakan diri berkendara saat lelah.

“Hati-hati di jalan. Tidak usah tergesa-gesa, kalau lelah istirahat di rest area atau keluar tol. Keluarga menunggu di rumah,” ujarnya.

Perbaikan Jalur Mudik Dipercepat

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menambahkan bahwa pengecekan jalur Tol Bawen–Ambarawa telah dilakukan bersama pihak pengelola tol dan kepolisian.

Ia optimistis pembukaan tol fungsional tersebut dapat mengurangi penumpukan kendaraan di Simpang Bawen, khususnya bagi kendaraan yang menuju Magelang dan Yogyakarta.

“Sebagian kendaraan akan diarahkan masuk tol ini, sehingga tidak keluar di exit tol Bawen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyatakan perbaikan jalan di berbagai jalur mudik terus dipercepat, termasuk menutup lubang jalan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Ia mencontohkan perbaikan ruas jalan Semarang–Godong yang sempat terputus kini telah dilakukan pengecoran dan ditargetkan siap dilalui kendaraan sebelum masa puncak mudik.

“H-7 Lebaran ditargetkan sudah siap dilalui kendaraan,” ujarnya.(ks01)

Tags

Terkini