nasional

Banyak Aduan, Respati Minta BGN Intervensi Menu MBG Selama Ramadan

KS1
Selasa, 3 Maret 2026 | 19:10 WIB
Banyak Aduan, Respati Minta BGN Intervensi Menu MBG Selama Ramadan (Kliksolonews/dok)








SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Solo, Respati Ardi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan intervensi terhadap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan.


Permintaan tersebut disampaikan menyusul sejumlah laporan dan aduan dari masyarakat maupun pihak sekolah terkait kualitas menu MBG yang dinilai kurang layak. Respati mengakui masih ada beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Solo yang penyajiannya belum sesuai standar.


“Kami sudah mencatat beberapa SPPG yang bermasalah. Siang ini ada rapat koordinasi MBG di Semarang bersama seluruh kabupaten/kota, dan ini saatnya kami menyampaikan masukan. SPPG yang masih menyuguhkan menu tidak sesuai, saya mohon agar segera menyesuaikan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).


Respati menegaskan, SPPG yang tidak memenuhi ketentuan akan dilaporkan ke tingkat provinsi untuk dievaluasi. Langkah ini diambil agar pelaksanaan program MBG di Kota Solo dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.


Selain kualitas menu, Respati juga menyoroti jumlah dapur SPPG di Kota Solo. Berdasarkan kajian pemerintah daerah, kebutuhan ideal di Solo sebanyak 81 SPPG.


“Menurut data kami, cukup 81 SPPG. Kami mohon BGN tidak membuka dapur melebihi jumlah tersebut agar tidak menimbulkan konflik sosial dan pengawasan bisa lebih optimal,” jelasnya.


Ia menambahkan, jika jumlah dapur terlalu banyak sementara pengawasan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, maka kontrol kualitas dikhawatirkan tidak maksimal.


Di sisi lain, Respati mengimbau masyarakat untuk aktif melapor apabila masih menemukan menu MBG yang tidak layak konsumsi. Ia juga meminta Satgas MBG Kota Solo meningkatkan pengawasan selama Ramadan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat tanpa menimbulkan dampak buruk bagi penerima.


Dengan evaluasi dan koordinasi lintas pihak, Pemkot Solo berharap program MBG tetap berjalan sesuai standar gizi dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (KS2)














Tags

Terkini