nasional

Kenang Ki Anom Suroto, Wali Kota Respati Ardi akan Branding Kota Solo Lewat Jingle “Solo Berseri”

KS1
Senin, 26 Januari 2026 | 20:30 WIB
Kenang Ki Anom Suroto, Wali Kota Respati Ardi akan Branding Kota Solo Lewat Jingle “Solo Berseri” (KlikSoloNws/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menghadiri peringatan 100 hari berpulangnya Ki Anom Suroto yang digelar oleh keluarga almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Respati hadir bersama sang istri, Venessa Winastesia, sebagai bentuk penghormatan kepada maestro budaya Kota Bengawan.

Respati menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan menegaskan Ki Anom Suroto merupakan tokoh kebudayaan yang memiliki peran sangat penting dalam membentuk identitas budaya Kota Solo.

Untuk mengenang jasa Ki Anom Suroto, Pemkot Surakarta berencana meminta izin kepada keluarga agar jingle “Solo Berseri”, karya almarhum, dapat dijadikan bagian dari branding resmi Kota Solo.

Respati menjelaskan, jingle tersebut nantinya akan diaransemen ulang dengan memadukan unsur musik tradisional dan modern, serta melibatkan seniman lokal maupun nasional. Karya ini diharapkan menjadi simbol budaya sekaligus penguat sektor pariwisata Kota Bengawan.

“Solo Berseri tidak hanya terbaca, tetapi juga terdengar dan akan terus hidup. Dimainkan di acara formal maupun informal, lalu pelan-pelan menjadi bagian dan identitas musikal Kota Surakarta,” ujar Respati.

Menurutnya, melalui pendekatan budaya, Ki Anom Suroto tetap hadir menggerakkan kota, mengikat memori kolektif warga, menyatukan semangat, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap Kota Solo.

Relevan dengan Visi Kota Solo Masa Depan

Respati menilai jingle “Solo Berseri” sangat relevan untuk merepresentasikan wajah Kota Solo. Ia berharap lagu tersebut terus bergelora dan hidup sebagai bagian dari perjalanan kebudayaan dan pariwisata Surakarta.

“Kami tidak ingin meninggalkan pesan-pesan dari leluhur. Lagu ini akan kami gunakan sebagai semangat baru untuk Kota Solo ke depan. Solo masa lalu adalah Solo masa depan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pesan dalam jingle tersebut sangat kuat, yakni tentang bersih, sehat, rapi, dan indah, sejalan dengan visi mewujudkan Kota Surakarta yang berbudaya, berdaya saing pariwisata, dan berorientasi pada olahraga.

Dengan langkah ini, Pemkot Solo berharap warisan karya Ki Anom Suroto tidak hanya dikenang, tetapi terus hidup dan memberi makna bagi generasi mendatang.(KS01)

Tags

Terkini