SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Polresta Surakarta akan menerapkan pengamanan ketat pada pertandingan lanjutan pekan ke-18 Super League 2025/2026 antara Persis Solo vs Borneo FC Samarinda yang digelar di Stadion Manahan, Jumat (23/1/2026), kick off 15.30 WIB.
Pengetatan dilakukan sebagai langkah evaluasi pascainsiden penyalaan flare pada laga kandang Persis sebelumnya yang berujung sanksi denda dari operator liga.
Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol Wahyu Nugroho mengatakan, secara umum pola pengamanan tidak jauh berbeda dengan pertandingan kandang Persis Solo sebelumnya. Namun, penguatan dilakukan di sejumlah titik krusial, terutama pada sektor pemeriksaan penonton.
“Secara prinsip pola pengamanan sama, tetapi kami melakukan penebalan personel di 12 gate pemeriksaan. Pada laga sebelumnya, personel di pintu masuk masih terbatas, sehingga kali ini kami perkuat,” ujar Wahyu, Kamis (22/1/2026).
Dalam pengamanan kali ini, Polresta Surakarta juga melibatkan satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) serta menambah jumlah Polisi Wanita (Polwan). Penambahan Polwan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pengamanan sebelumnya.
“Pengecekan terhadap penonton perempuan pada laga lalu masih kurang maksimal karena keterbatasan Polwan. Untuk pertandingan besok, kami tambah Polwan sebagai perkuatan khusus pemeriksaan penonton perempuan,” jelasnya.
Kompol Wahyu mengungkapkan, dari hasil evaluasi kepolisian, sejumlah flare diketahui berhasil masuk ke dalam stadion karena dibawa oleh penonton perempuan. Temuan tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam memperketat pengamanan.
“Beberapa flare kemarin bisa masuk karena dibawa penonton perempuan. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar pemeriksaan dilakukan lebih ketat dan menyeluruh,” tegasnya.
Selain pemeriksaan di pintu masuk, Polresta Surakarta juga akan melakukan sterilisasi stadion sebelum pertandingan dimulai. Seluruh area Stadion Manahan akan diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada barang terlarang.
“Sterilisasi venue dilakukan dua jam sebelum kick-off. Setiap sudut stadion akan dicek menggunakan metal detector, dan kami juga menerjunkan Unit K9 untuk penyisiran,” ungkap Wahyu.
Pengawasan juga akan diperketat selama pertandingan berlangsung. Aparat kepolisian memastikan seluruh personel tetap berada di pos pengamanan hingga laga benar-benar berakhir.
“Kami tekankan tidak ada personel yang meninggalkan pos sebelum pertandingan selesai. Kami mengantisipasi adanya penonton susulan yang masuk di menit-menit akhir,” katanya.
Untuk pengamanan laga Persis Solo vs Borneo FC, Polresta Surakarta mengerahkan sebanyak 438 personel gabungan. Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.
“Total personel yang kami siapkan sebanyak 438 orang. Kami juga menyiagakan tim taktis Brimob sebagai backup jika terjadi situasi darurat,” jelas Kompol Wahyu.
Di akhir keterangannya, Kompol Wahyu Nugroho mengimbau seluruh suporter dan penonton agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Ia menegaskan, setiap pelanggaran berpotensi kembali merugikan manajemen Persis Solo.
“Kami mengimbau suporter menjaga ketertiban. Pelanggaran tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga manajemen tim. Sanksi bisa semakin berat,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika pelanggaran kembali terjadi, sanksi dari operator liga tidak menutup kemungkinan akan ditingkatkan, bahkan hingga pertandingan digelar tanpa penonton.
“Mari kita jaga bersama agar pertandingan berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.(ks01)