nasional

Pemprov Jateng Lakukan Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Tekan Risiko Banjir

KS1
Minggu, 18 Januari 2026 | 13:05 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

KENDAL, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengintensifkan upaya penanganan dampak cuaca ekstrem yang memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah. Salah satu langkah yang ditempuh yakni pelaksanaan modifikasi cuaca di beberapa wilayah rawan bencana.


Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan bahwa program modifikasi cuaca dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 20 Januari 2026. Wilayah prioritas meliputi Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati.


“Hingga tanggal 20 Januari, kami melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, terutama Jepara, Kudus, dan Pati,” ujar Taj Yasin usai menghadiri Istighotsah dan Pembinaan Organisasi dalam rangka Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) serta peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Gedung MWCNU Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat (16/1/2026).


Ia menjelaskan, modifikasi cuaca dilakukan sebagai ikhtiar untuk mengurangi intensitas hujan agar tidak terfokus di satu wilayah. Dengan demikian, potensi banjir dan genangan air diharapkan dapat ditekan.


Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, terus memantau perkembangan cuaca secara berkala pascapelaksanaan rekayasa cuaca. Upaya tersebut membutuhkan biaya besar karena melibatkan pengoperasian helikopter yang diterbangkan berulang kali untuk melakukan penyemaian awan di wilayah sasaran.


“Khusus di Kabupaten Pati, kami mengerahkan beberapa helikopter agar distribusi awan hujan tidak terkonsentrasi di satu daerah saja. Harapannya, banjir tidak semakin meninggi,” jelasnya.


Meski mengedepankan langkah teknis, Taj Yasin menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut harus diiringi dengan pendekatan spiritual. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan Jawa Tengah.


Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu juga menekankan pentingnya istighotsah sebagai bentuk ikhtiar batin. Ia meminta doa dari seluruh jemaah agar kondisi cuaca ekstrem segera membaik, khususnya bagi daerah yang masih terdampak banjir.


“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal yang saat ini masih dilanda banjir, turut didoakan agar segera diberi keselamatan,” pungkasnya. (Ks2)

Tags

Terkini