nasional

Siapkan Gerai dan Gudang KKMP di Solo, Respati Targetkan Stabilitas Harga Bahan Pokok

KS1
Rabu, 14 Januari 2026 | 09:00 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Solo terus memperkuat peran Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai penopang ekonomi kerakyatan. Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengungkapkan rencana pembangunan gerai dan gudang KKMP yang akan berlokasi di Kelurahan Sangkrah dan Sekip.


Rencana tersebut disampaikan Respati usai memimpin Rapat Koordinasi bersama Satuan Tugas (Satgas) KKMP di Balai Kota Solo, Selasa (13/1/2026). Menurutnya, keberadaan gerai dan gudang KKMP di tingkat kelurahan diharapkan mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.


“Untuk pembangunan gerai dan gudang KKMP nanti akan kita tempatkan di wilayah Sangkrah dan Sekip. Saat ini masih dalam tahap perencanaan,” ujar Respati.


Respati menegaskan, penguatan KKMP menjadi salah satu fokus Pemkot Solo dalam mendorong kemandirian ekonomi wilayah. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah menjalin koordinasi dengan Pertamina dan Bulog guna memastikan ketersediaan barang-barang subsidi, seperti gas LPG 3 kilogram, beras, dan minyak goreng.


“Banyak masukan dari KKMP terkait distribusi gas melon, beras, dan minyak goreng. Ini akan kami tindak lanjuti dengan meminta dukungan Pertamina dan Bulog agar barang subsidi bisa disalurkan melalui KKMP dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.


Menurut Respati, kehadiran KKMP diharapkan dapat berperan sebagai penyeimbang harga di tingkat kelurahan, sehingga lonjakan harga bahan pokok dapat ditekan.


Selain penguatan distribusi, Pemkot Solo juga menyiapkan skema apresiasi bagi KKMP yang aktif dan berprestasi. Pada tahun 2026 mendatang, Pemkot berencana menggelar ajang KKMP Award sebagai bentuk penghargaan bagi koperasi yang dikelola secara profesional dan inovatif.


“Nanti akan ada KKMP Award. Koperasi yang SHU-nya akuntabel, inovatif, dan berprestasi akan mendapatkan penghargaan khusus dari pemerintah,” ungkap Respati.


Di sisi lain, Respati membuka peluang bagi KKMP yang ingin mengajukan pinjaman permodalan ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Namun, ia menegaskan bahwa pengajuan pinjaman harus disertai dengan studi kelayakan yang matang.


“Silakan mengajukan pinjaman, tapi harus dengan feasibility study yang jelas dan layak. Karena kepala daerah menjadi penjamin, jadi ini bukan bantuan cuma-cuma, melainkan permodalan yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.


Pemkot Solo berharap, penguatan KKMP melalui pembangunan infrastruktur, dukungan distribusi, dan akses permodalan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga daya beli masyarakat. (KS2)

Tags

Terkini