nasional

Panpel Persis Akui Kecolongan Flare Menyala di Manahan, Sanksi Liga Diprediksi Tak Terhindarkan

KS1
Senin, 5 Januari 2026 | 14:39 WIB

“Ada empat suporter perempuan yang mengalami sesak napas dan langsung ditangani di ambulans. Tidak sampai dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.


Panpel masih mendalami penyebab sesak napas tersebut, apakah akibat asap flare atau karena kondisi berdesakan saat penonton meninggalkan stadion.


Ginda juga mengonfirmasi adanya flare yang sempat dilempar ke pinggir lapangan, namun langsung diamankan dan dipadamkan oleh petugas.


“Memang sempat ada yang dilempar ke pinggir lapangan, tapi langsung kami amankan dan padamkan. Kami tahu laga ini cukup sensitif,” ujarnya.


Terkait dugaan kecolongan pengamanan, Ginda menilai kejadian tersebut lebih tepat disebut sebagai bahan evaluasi.


“Kalau ada flare yang menyala, mungkin dibilang kecolongan. Tapi melihat jumlah flare yang kami amankan jauh lebih banyak, ini kami jadikan evaluasi, bukan kegagalan total,” tegasnya.


Ke depan, panpel memastikan akan memperketat seluruh lini pengamanan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap panpel dan pihak ketiga yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan.


“Bukan menambah personel, tapi memperluas titik penempatan. Supaya tidak ada celah pengamanan di laga berikutnya,” pungkas Ginda.


Panpel kembali mengingatkan bahwa Stadion Manahan merupakan stadion tertutup. Penyalaan flare dinilai sangat berbahaya karena asap dapat mengganggu penonton lain, khususnya yang memiliki gangguan pernapasan.  (Ks2)

Halaman:

Tags

Terkini