nasional

Rekaman 19 Detik di Tegal Picu Gejolak Baru, Sorot Peran Eks Mafia Bola dalam Peta Politik Sepak Bola Jateng

KS1
Jumat, 5 Desember 2025 | 10:04 WIB
Rekaman 19 Detik di Tegal Picu Gejolak Baru, Sorot Peran Eks Mafia Bola dalam Peta Politik Sepak Bola Jateng (Kliksolonews/dok. Akun X @BosPurwa)

TEGAL, KLIKSOLONEWS.COM — Dinamika jelang Kongres Pemilihan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah kembali menghangat setelah munculnya sebuah video baru yang memperlihatkan keberadaan Khairul Anwar bersama mantan terpidana pengaturan skor, Johar Lin Eng. Rekaman berdurasi 19 detik tersebut menampilkan dugaan keterlibatan Johar dalam mengatur agenda pertemuan politik sepak bola di daerah.


Video itu direkam pada 2 Desember 2025 sekitar pukul 14.55 WIB di Restoran Sekotji, Kota Tegal, dan pertama kali diunggah oleh akun X @BosPurwa. Dalam unggahan tersebut, ia mempertanyakan keberadaan Johar dalam pertemuan tertutup yang membahas dukungan kandidat Ketua Asprov PSSI Jateng.


Seorang pengurus PSSI daerah yang hadir di lokasi mengonfirmasi keaslian rekaman. Ia menyampaikan bahwa sosok yang menghubungi dan mengatur pertemuan bukan Khairul Anwar, melainkan Johar Lin Eng.


“Yang mengundang kami ke sini Pak Johar. Beliau yang menentukan waktu, tempat, dan teknis pertemuan,” ujarnya saat ditemui media.


Pertemuan tersebut disebut sebagai agenda pengenalan Khairul Anwar sebagai calon Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah menjelang kongres pada 20 Desember 2025. Format kegiatan dilakukan tertutup dan tanpa dokumentasi, mirip dengan dua pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Kabupaten Semarang pada 26 November dan Purwodadi pada 30 November.


Keterlibatan Johar kembali menjadi sorotan publik, mengingat statusnya dalam keputusan Komite Disiplin PSSI serta rekam jejaknya dalam kasus mafia bola. Kehadiran dan dugaan perannya sebagai penghubung sejumlah pertemuan politik sepak bola di tingkat daerah memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi agenda reformasi sepak bola nasional.


Beberapa pengurus PSSI daerah juga menyampaikan pandangan serupa. Pengurus Askab Pati, Agung Prasetyo, menilai kemunculan video ini memperkuat persepsi negatif terhadap EXCO PSSI Pusat.


“Belum selesai polemik di Purwodadi, sekarang muncul lagi di Tegal. Ini semakin memperburuk citra EXCO,” katanya.


Muhlisin, Exco Askab Kendal, menyebut polemik yang muncul merupakan reaksi wajar dari masyarakat.


“Keputusan Komdis terkait status Pak Johar sudah jelas. Tidak heran jika publik bertanya-tanya,” ujarnya.


Video Tegal menjadi temuan ketiga dalam kurun waktu kurang dari dua pekan. Publik menilai repetisi kejadian ini bukan sekadar kebetulan, melainkan sebuah pola keterlibatan Johar Lin Eng dalam mengarahkan dukungan askab, askot, dan pemilik klub daerah untuk memenangkan Khairul Anwar pada Kongres Asprov PSSI Jateng, 20 Desember mendatang. (KS1)

Tags

Terkini