nasional

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Majenang, Kapolresta Cilacap Pastikan Evakuasi Berjalan Lancar

KS1
Minggu, 16 November 2025 | 22:38 WIB
Gubernur Jawa Tengah Tinjau Longsor Majenang, Kapolresta Cilacap Pastikan Evakuasi Berjalan Lancar. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

CILACAP, KLIKSOLONEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, pada Minggu siang (16/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi jajaran Forkopimda, termasuk Kapolresta Cilacap Kombes Pol Dr Budi Adhy Buono, yang memastikan proses evakuasi, pengamanan lokasi, hingga penyaluran bantuan berjalan aman dan tertib.

Dalam keterangannya, Gubernur Luthfi mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan dan daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim hujan.

“Kita imbau masyarakat di daerah lain supaya waspada, terutama daerah-daerah yang di pegunungan dan rawan longsor,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, TNI–Polri, dan instansi terkait lainnya memperkuat mitigasi dan pemetaan kawasan rawan longsor untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

“Prioritas hari ini adalah pencarian korban hilang dan evakuasi warga setempat yang selamat,” tegasnya.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono memastikan seluruh personel gabungan bergerak cepat di lapangan. TNI, Polri, Basarnas, BPBD, hingga relawan terus melakukan pencarian secara intensif pada titik material longsor dan area yang berpotensi ditemukan korban.

Pengamanan jalur evakuasi, lokasi longsor, serta area pengungsian dilakukan secara ketat untuk menjamin keselamatan warga dan kelancaran tugas tim penyelamat.

Seiring proses pencarian, distribusi bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BNPB, dan Pemkab Cilacap sudah mulai disalurkan.

Dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak, sementara tim gabungan mulai menyiapkan langkah pemulihan pascabencana.

Sebagai informasi, tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 21.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah Majenang.

Material longsor menimbun permukiman penduduk, menyebabkan kerusakan parah serta membuat 23 warga dilaporkan hilang.

Hingga hari ketiga, proses pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan korban yang belum berhasil dievakuasi.(ks02)

Tags

Terkini