nasional

MEMANAS! Keluarga Inti PB XIII Tetap Gelar Jumenengan Purboyo Meski Keraton Surakarta Telah Tetapkan PB XIV Hangabehi

KS1
Jumat, 14 November 2025 | 12:17 WIB
MEMANAS! Keluarga Inti PB XIII Tetap Gelar Jumenengan Purboyo Meski Keraton Surakarta Telah Tetapkan PB XIV Hangabehi. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Ketegangan terkait suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta kembali mengemuka setelah keluarga inti mendiang Pakubuwono XIII menyatakan akan tetap melangsungkan Jumenengan Pakubuwono XIV versi Purboyo pada Sabtu, 15 November 2025.

Keputusan ini diambil meski dua hari sebelumnya keluarga besar Keraton secara resmi telah menetapkan KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV.

Putri sulung mendiang PB XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menyampaikan bahwa persiapan untuk Jumenengan Purboyo sudah berjalan jauh sebelum keputusan keluarga besar diumumkan.

Menurutnya, persiapan upacara telah mencapai sekitar 70 persen dan masih akan dilanjutkan sesuai rencana awal.

GKR Timoer menyebut bahwa pihaknya merasa prihatin melihat kondisi Keraton Surakarta yang kembali dihadapkan pada perpecahan internal, situasi yang menurutnya mengingatkan pada dinamika suksesi sebelumnya.

“Saya sedih keraton kembali terbelah. Persiapan Jumenengan tetap berjalan, prosesnya dilaksanakan sesuai pakem adat,” ujarnya.

Ia mengaku tidak ingin memperdebatkan keputusan keluarga besar yang menetapkan Hangabehi sebagai PB XIV, namun menyesalkan adanya sikap yang dianggap tidak sejalan dengan keluarga inti.

Keluarga Besar Keraton Menilai Jumenengan Purboyo Tidak Sah

Di sisi lain, keluarga besar Keraton Surakarta melalui GKR Wandansari Koes Murtiyah, atau Gusti Moeng, menyatakan bahwa rencana Jumenengan Purboyo tidak memiliki dasar keabsahan adat.

Menurutnya, deklarasi yang dilakukan Purboyo sebagai PB XIV sejak hari wafatnya PB XIII sudah bertentangan dengan tata aturan suksesi.

“Bagi keluarga besar, Jumenengan itu tidak sah. Deklarasinya sejak kemarin juga tidak sesuai aturan. Karena itu, kami tidak akan menghadiri acara tersebut,” kata Gusti Moeng.

Perbedaan penetapan ini membuat jalur suksesi Keraton Surakarta kembali memanas. Di satu sisi, keluarga besar yang difasilitasi Maha Menteri Keraton telah memutuskan KGPH Hangabehi adalah penerus sah takhta Mataram Islam sebagai PB XIV. Sementara keluarga inti PB XIII tetap bersikeras menggelar penobatan versi mereka untuk Purboyo.

Hingga kini belum ada titik temu antara kedua pihak, dan publik menanti bagaimana dinamika internal keraton akan bergerak setelah dua agenda suksesi yang berjalan beriringan ini. (KS01)

Tags

Terkini