SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Tekanan terhadap pelatih Persis Solo, Peter de Roo, semakin meningkat setelah rentetan hasil buruk yang diderita Laskar Sambernyawa di kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Dari sembilan laga terakhir, Persis hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan.
Meski performa tim sedang terpuruk, posisi Peter de Roo di kursi pelatih utama dikabarkan masih aman. Namun, catatan minor ini membuat publik mulai mempertanyakan arah permainan dan efektivitas strategi yang diterapkan oleh pelatih asal Belanda tersebut.
Performa Persis Solo mulai menurun sejak awal Agustus. Setelah kemenangan tipis 2-1 atas Madura United pada laga pembuka (9 Agustus 2025), grafik permainan tim justru menurun drastis.
Laskar Sambernyawa kalah dari Persija (0-3), Bhayangkara Presisi Lampung FC (0-2), hingga Borneo FC Samarinda (0-1). Bahkan di laga kandang di Stadion Manahan, Persis juga gagal memaksimalkan dukungan suporter setelah kalah dari tim promosi Persijap Jepara (1-2) dalam Derby Jateng dan Malut United FC (1-3).
Dua hasil imbang masing-masing diraih melawan PSBS Biak (2-2) dan Arema FC (2-2), namun tidak cukup menolong posisi tim di papan tengah klasemen sementara.
Statistik Buruk: Produktivitas Mandek, Pertahanan Bocor
Dari sembilan laga terakhir, Persis hanya mencetak 8 gol, namun kebobolan 18 gol, selisih minus delapan. Produktivitas lini depan mandek, sementara pertahanan sering tampil rapuh di menit-menit krusial.
Catatan tersebut membuat tekanan dari publik semakin besar agar manajemen segera mengambil langkah evaluasi, baik dalam aspek taktik maupun kedalaman skuad.
Meski performa tim belum membaik, manajemen Persis Solo kabarnya masih memberikan kepercayaan penuh kepada Peter de Roo untuk memperbaiki situasi.
Di laga pekan ke-9, Peter de Roo mengaku kecewa dengan hasil dari pertandingan ini. Dia menyebut jika pemainnya sulit untuk menciptakan peluang meski tim lawan bermain dengan 10 pemain.
Dia menyebut jika selama pertandingan, para pemain tidak banyak membuat pergerakan yang bagus ketika menguasai bola.
“Kami kesulitan mengontrol pertandingan dari awal dan tiba-tiba Persib bisa mencetak gol dengan skema yang tidak terduga. Dan meskipun bermain dengan 10 pemain, Persib bermain dengan lini pertahanan yang bagus dan kita tidak banyak melakukan penetrasi ke daerah pertahanan lawan,” kata Peter de Roo.
Pelatih asal Belanda ini juga menerangkan jika para pemain sudah berjuang maksimal. Dia tetap percaya kepada kemampuan para pemainnya meskipun masih harus banyak evaluasi.
“Saya percaya kepada para pemain tapi masih banyak yang harus diperbaiki karena ke depan akan menjadi tantangan lebih bagi kami,” dia menambahkan.
Kekalahan ini membuat Persis memperpanjang catatan belum kembali merasakan kemenangan pada delapan laga terakhir.
-
Hasil Pertandingan Persis Solo
- 9 Agustus 2025: Madura United FC 1 – 2 Persis Solo (Menang)
- 16 Agustus 2025: Persis Solo 0 – 3 Persija Jakarta (Kalah)
- 23 Agustus 2025: PSBS Biak 2 – 2 Persis Solo (Seri)
- 29 Agustus 2025: Bhayangkara FC 2 – 0 Persis Solo (Kalah)
- 13 September 2025: Persis Solo 1 – 2 Persijap Jepara (Kalah)
- 22 September 2025: Borneo FC 1 – 0 Persis Solo (Kalah)
- 28 September 2025: Persis Solo 2 – 2 Arema FC (Seri)
- 20 Oktober 2025: Persis Solo 1 – 3 Malut United FC (Kalah)
- 27 Oktober 2025: Persib Bandung 2 – 0 Persis Solo (Kalah)
Rekap Hasil Minor Persis Solo
- Total Pertandingan: 9
- Menang: 1
- Seri: 2
- Kalah: 6
- Gol Masuk: 8
- Gol Kebobolan: 18
- Selisih Gol: -10
Di papan klasemen, Sho Yamamoto dan kawan-kawan terpuruk di peringkat ke-17 dengan 5 poin, berselisih satu poin dengan juru kunci Semen Padang. (KS01)