nasional

700 Panitia Jalani Bimtek, NPCI Jateng Matangkan Persiapan Jelang Kejurprov 2025

KS1
Senin, 20 Oktober 2025 | 07:00 WIB
700 Panitia Jalani Bimtek, NPCI Jateng Matangkan Persiapan Jelang Kejurprov 2025 (kliksolonews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM — Menjelang pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah 2025, sebanyak 700 panitia yang terdiri dari technical delegate, dewan hakim, wasit/juri, serta petugas lapangan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel MG Setos, Kota Semarang, Minggu (19/10/2025).


Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh panitia memahami standar teknis dan pelayanan bagi atlet disabilitas yang akan berlaga. Dua pemateri utama hadir memberikan pelatihan, yakni Eddy Simon yang membahas praktik pendampingan atlet pengguna kursi roda, serta Wahyu Setiawan yang menjelaskan pendampingan bagi atlet tunanetra atau low vision.


Sekretaris Umum NPCI Jawa Tengah, Prayitno atau yang akrab disapa “Samson”, hadir mewakili Ketua Umum Osrita Muslim. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesiapan panitia dalam menyukseskan ajang Kejurprov 2025.


“Kami berharap semua pihak dapat melaksanakan tugas dengan baik agar pelaksanaan Kejurprov 2025 berjalan lancar dan sukses,” ujar Prayitno.


Sementara itu, Ketua I Bidang Pembinaan Prestasi NPCI Jateng, Fadilah Umar, menuturkan bahwa kegiatan Bimtek ini bertujuan menyatukan pemahaman dan kesiapan panitia sebelum pertandingan dimulai.


“Dari 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, seluruh panitia kami kumpulkan agar memiliki visi dan pemahaman yang sama. Besok kontingen dari 34 kabupaten/kota akan datang, dan tanggal 21 sudah mulai bertanding. Jadi hari ini menjadi momen pematangan bersama,” jelasnya.


Fadilah menambahkan, Kejurprov tahun ini akan digelar dengan skala yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya mempertandingkan tiga cabang olahraga, kali ini Kejurprov menghadirkan 10 cabang olahraga, menjadikannya terasa seperti ajang multi-event.


“Cabor yang dipertandingkan merupakan adaptasi dari ajang Peparprov Jawa Tengah IV 2023 di Kabupaten Pati. Dengan format ini, Kejurprov bisa menjadi langkah awal menuju Peparprov 2026 di Semarang yang akan menjadi ajang uji coba atau test event,” paparnya.


Adapun sepuluh cabang olahraga yang akan dipertandingkan yaitu:
Para Atletik, Para Renang, Goalball, Para Catur, Boccia, Blind Judo, Para Panahan, Para Bulutangkis, Para Tenis Meja, dan Para Angkat Berat.


Selain materi teknis pertandingan, peserta Bimtek juga mendapat pelatihan khusus terkait pelayanan dan pendampingan atlet disabilitas, terutama bagi penyandang tunanetra dan pengguna kursi roda.


Kejurprov NPCI Jawa Tengah 2025 akan diikuti 1.203 peserta yang terdiri dari 585 atlet, 215 ofisial, serta 403 peserta nonkuota. Ajang ini diharapkan menjadi bagian penting dari pembinaan prestasi olahraga disabilitas sekaligus persiapan menuju Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah 2026 di Kota Semarang. (KS1)

Tags

Terkini