nasional

Recovery Pasar Kota Wonogiri, Pemprov Jateng Salurkan Rp1 Miliar untuk Sarpras Darurat Pascakebakaran

KS1
Jumat, 10 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Recovery Pasar Kota Wonogiri, Pemprov Jateng Salurkan Rp1 Miliar untuk Sarpras Darurat Pascakebakaran. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

WONOGIRI, KLIKSOLONEWS.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Kota Wonogiri dan memastikan proses pemulihan aktivitas ekonomi (recovery) segera dilakukan.

Dalam kunjungan itu, ia menyerahkan bantuan Rp 1 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) darurat agar para pedagang bisa kembali berjualan.

“Kita harus segera melakukan recovery agar masyarakat atau penjual yang jumlahnya 749 itu bisa berjualan dalam situasi darurat,” ujar Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan di lokasi kebakaran.

Ahmad Luthfi mengatakan, bantuan senilai Rp 1 miliar tersebut berasal dari dana Bantuan Tak Terduga (BTT) Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga menyalurkan 749 paket sembako dari BAZNAS Jateng serta 3.745 kilogram beras dari Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah bagi pedagang terdampak.

“Kerugian hampir mendekati Rp 83 miliar, itu besar sekali. Bantuan untuk pasar darurat sudah saya berikan. Kalau masih kurang, Bupati nanti bisa mengajukan kembali,” tegasnya.

Gubernur juga telah berkoordinasi dengan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno untuk menentukan lokasi pasar darurat agar roda ekonomi masyarakat tetap berputar.

Koordinasi dengan Labfor dan Kementerian Perdagangan

Menindaklanjuti penyebab kebakaran, Ahmad Luthfi mengaku sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah dan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki secara detail penyebab kebakaran. Pasalnya, ini merupakan kejadian kedua di Pasar Kota Wonogiri dalam beberapa tahun terakhir.

“Di Wonogiri itu urat nadi ekonominya adalah pasar. Sudah beberapa kali Pasar Kota terbakar. Ini bisa jadi pelajaran bagi masyarakat dan pengelola pasar,” jelasnya.

Untuk pembangunan kembali Pasar Kota Wonogiri, Pemprov Jateng akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Perdagangan. Sedangkan untuk Pasar Telogohimo yang sebelumnya juga terbakar, pembangunan direncanakan pada tahun 2026.

“Ini sudah saya kejar, nanti DED-nya (Detail Engineering Design) dari perdagangan. Kita kawal ke Kementerian Perdagangan agar masuk prioritas pembangunan,” kata Ahmad Luthfi.

Dalam kunjungannya, Ahmad Luthfi juga berdialog langsung dengan para pedagang yang terdampak. Ia memberikan semangat agar mereka tetap tabah dan yakin bahwa pemerintah akan hadir membantu pemulihan ekonomi mereka.

“Pemprov akan ikut membantu. Tetap semangat, masyarakat kita tidak boleh terganggu,” ucapnya sambil menyalami pedagang.

Salah satu pedagang pakaian, Naning Amintasih, tak kuasa menahan haru saat menceritakan bahwa kiosnya hangus terbakar.

“Saya berharap pasar segera dibangun kembali dan pedagang diberi modal, walau kecil. Saya ingin bisa berjualan lagi,” ujarnya.

Senada dengan Naning, Noviati, pedagang makanan di lantai satu, berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan ulang agar ia bisa kembali mencari nafkah.

Sementara Siswanto Legiman, pedagang buah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Gubernur.
“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Beliau datang langsung dan mau membantu,” katanya.

Pedagang lama lainnya, Bu Ade, yang sudah 23 tahun berjualan di pasar itu, berharap kunjungan Gubernur membawa tindak lanjut nyata.

“Semoga segera ada perbaikan dan renovasi supaya ekonomi masyarakat Wonogiri bisa bangkit kembali,” tuturnya. (KS01)

Tags

Terkini