nasional

Pemkot Surakarta Buka Seleksi JPT Pratama 2025, Cari 7 Pimpinan Terbaik Dukung Visi Wali Kota

KS1
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 09:30 WIB
Pemkot Surakarta Buka Seleksi JPT Pratama 2025, Cari 7 Pimpinan Terbaik Dukung Visi Wali Kota. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakarta resmi membuka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2025.

Acara sosialisasi seleksi yang digelar di Bale Tawangarum pada Jumat pagi ini dihadiri Sekda Surakarta Budi Murtono, Plt Kepala BKPSDM, anggota Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama, serta seluruh pejabat eselon III yang menjadi peserta seleksi. Narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga terhubung secara daring.

Seleksi ini bertujuan mencari tujuh pemimpin terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkot Surakarta. Proses seleksi dilakukan secara transparan dengan mekanisme dan aplikasi resmi dari BKN.

Sekda Surakarta, Budi Murtono, menegaskan pentingnya seleksi ini sebagai upaya mendukung kinerja Wali Kota.

Ia menjelaskan Pansel telah terbentuk, terdiri dari lima orang yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi, yaitu

  • Ketua Pansel: Budi Murtono

  • Akademisi: Prof. Dr. Singih Purnomo (Rektor Universitas Duta Perwira)

  • Plt. Kepala BKPSDM: Tulus Widajat, S.E., M.Si

  • Akademisi: Prof. Irwan Tri Nugroho (Wakil Rektor UNS)

  • Tokoh masyarakat: Ir. Budi Yulistianto, M.Si


Hadir pula perwakilan BKN, Laras Dewi Kinanti, dan Atim Mufarihah, secara virtual untuk memberikan materi sosialisasi.

Budi Murtono menyampaikan harapan besar agar seleksi berjalan lancar dan menghasilkan figur unggul.

“Ada tujuh jabatan yang kita buka seleksinya. Kita akan ambil tiga terbaik di setiap posisi, total 21 nama. Kami berharap yang terpilih adalah yang terbaik dan siap mendukung kinerja Wali Kota serta pencapaian visi-visi Pemkot Surakarta,” tegasnya.

Perubahan Signifikan Seleksi 2025

Terdapat dua perubahan penting dalam seleksi JPT Pratama tahun ini:

Peserta bisa mendaftar lebih dari satu posisi, berbeda dengan seleksi sebelumnya yang hanya memperbolehkan satu posisi.

Aplikasi pendaftaran resmi dari BKN digunakan, menggantikan aplikasi internal daerah.

Sekda Budi Murtono menekankan pentingnya sosialisasi ini agar peserta dapat memahami cara mendaftar melalui aplikasi BKN, sehingga proses pengunggahan berkas dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Hari ini kita sosialisasi agar para calon peserta bisa mempersiapkan diri dan mengikuti seleksi dengan baik,” pungkasnya.(ks01)

Tags

Terkini