nasional

Jawa Tengah Genjot Swasembada Daging, Targetkan 1 Juta Vaksinasi PMK Hewan Ternak 2025

KS1
Minggu, 28 September 2025 | 11:00 WIB
Jawa Tengah Genjot Swasembada Daging, Targetkan 1 Juta Vaksinasi PMK Hewan Ternak 2025. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng(

TEMANGGUNG, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menargetkan minimal satu juta vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) bagi hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba pada tahun 2025.

Langkah ini dipimpin langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) untuk meningkatkan produksi daging ternak yang sempat menurun akibat wabah PMK pada 2022.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Jateng, Supriyanto, menyampaikan bahwa wabah PMK sebelumnya menekan produksi daging hingga 40%, baik pada sapi potong maupun sapi perah.

Vaksinasi massal ini akan melibatkan sekitar 3.000 petugas dan didukung penuh oleh Kementerian Pertanian (Kementan), dibagi menjadi dua tahap sepanjang tahun 2025.

“Menjaga kesehatan hewan sangat penting untuk mendukung target swasembada pangan daging di Jawa Tengah, yang menjadi salah satu penyumbang terbesar kedua di tingkat nasional,” kata Supriyanto saat peringatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan di Agro Center Soropadan, Temanggung, Sabtu 27 September 2025.

Selain vaksinasi, teknologi reproduksi juga menjadi fokus Pemprov Jateng melalui Balai Inseminasi Buatan (BIB).

Tempat ini menyimpan sperma pejantan unggulan yang dibekukan dan digunakan untuk membuahi hewan ternak betina, sehingga meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak tanpa proses kawin alami.

Jawa Tengah memiliki beberapa hewan ternak unggulan, antara lain Kambing Kaligesing dari Purworejo dengan tinggi hingga 80 cm yang menjadi primadona kontes dan bernilai ratusan juta untuk grade A, serta Domba Batur dari Banjarnegara yang memiliki daging melimpah dan bulu tipis.

Berdasarkan data Disnakeswan Jateng, jumlah sapi di provinsi ini pada 2024 mencapai 1,2–1,3 juta ekor, sebagian besar merupakan sapi potong.

Sapi perah tercatat sekitar 80 ribu ekor, sedangkan kambing dan domba mencapai lebih dari 120 ribu ekor, menjadikan Jawa Tengah sebagai produsen ternak terbesar di Indonesia.

Upaya vaksinasi dan pengembangan ternak unggulan ini diharapkan mampu mengembalikan produktivitas hewan ternak serta mendukung kemandirian pangan daging di Indonesia.(KS01)

Tags

Terkini