nasional

Ramai di Medsos! Menu MBG Banyumas Disebut Jauh dari Standar Gizi, Sajikan Kacang Rebus

KS1
Kamis, 18 September 2025 | 12:05 WIB
Ramai di Medsos! Menu MBG Banyumas Disebut Jauh dari Standar Gizi, Sajikan Kacang Rebus. (KlikSoloNews/dok)

BANYUMAS, KLIKSOLONEWS.COM  – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah untuk membantu keluarga prasejahtera tengah jadi sorotan publik.

Di Desa Sokawera dan Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, warga mempertanyakan kualitas menu yang disajikan karena dianggap tidak sesuai dengan standar gizi.

MBG sendiri merupakan program yang dibiayai APBD dengan sasaran balita, anak sekolah, serta warga kurang mampu. Namun, dalam praktiknya, sejumlah menu yang dibagikan dinilai tidak sejalan dengan tujuan awal, yaitu menghadirkan makanan sehat dan bergizi seimbang.

Salah satu unggahan akun Facebook @azka.nurfaz.90 menjadi viral setelah membagikan foto menu MBG yang disebut hanya berisi kacang rebus.

“Program ini kan untuk makanan bergizi gratis, tapi apa menu seperti ini bisa disebut bergizi? Hari ini kacang rebus, besok curiga cuma dikasih gethuk goreng,” tulisnya.

Unggahan tersebut dibagikan ulang di berbagai akun lain hingga ramai diperbincangkan.

Tak hanya soal menu, masyarakat juga menyoroti pengelolaan dana program. Warga mendesak pengelola dapur di Grumbul Bojong agar lebih serius menjalankan amanah.

“Kalian menerima proyek ini, maka laksanakan sesuai perjanjian. Jangan asal-asalan,” lanjut unggahan tersebut.

Postingan itu bahkan menandai akun resmi Pemerintah Desa Gunung Lurah, Bupati Banyumas, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Sosial Kabupaten Banyumas untuk meminta klarifikasi.

Masyarakat Banyumas berharap adanya transparansi penggunaan anggaran dan peningkatan kualitas menu.

Warga menekankan dana program seharusnya dipakai menghadirkan makanan dengan gizi seimbang, lengkap dengan protein, vitamin, dan mineral, bukan sekadar camilan ringan atau karbohidrat sederhana.

Dengan sorotan publik ini, program MBG diharapkan dapat dievaluasi agar benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat kurang mampu.(KS01)

Tags

Terkini