SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Menjelang laga Derby Jateng kontra Persijap Jepara, Persis Solo dihadapkan pada isu penundaan pembayaran gaji sejumlah pemain.
Situasi ini sempat memunculkan kekhawatiran bakal mengganggu fokus tim Laskar Sambernyawa di awal musim BRI Super League 2025/2026.
Persis memulai kompetisi dengan hasil yang belum konsisten. Setelah menang atas Madura United, tim asuhan Peter de Roo harus menyerah dari Persija Jakarta, ditahan imbang PSBS Biak, dan terakhir kalah melawan Bhayangkara FC.
Bek senior Persis Solo, Eky Taufik, menegaskan para pemain sudah berkomunikasi dengan manajemen, pelatih, dan juga suporter untuk mencari solusi terbaik.
“Intinya, masalah yang ada kita hadapi bersama-sama. Semua pihak sudah duduk bersama untuk berdiskusi,” ujar Eky dalam konferensi pers di Stadion Manahan, Jumat 12 September 2025.
Meski bayang-bayang tunggakan gaji masih menjadi perbincangan, Ekky menekankan bahwa seluruh pemain harus tetap fokus menghadapi pertandingan.
“Tidak boleh ada gangguan lagi. Laga melawan Persijap sangat penting, apalagi di kandang sendiri di hadapan suporter. Kami harus tampil all out,” tegasnya.
Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan
Eky juga menyampaikan optimisme bahwa persoalan internal bisa segera terselesaikan oleh manajemen.
“Saya percaya manajemen akan menyelesaikan semuanya. Kami hanya perlu fokus menatap pertandingan,” katanya.
Menurutnya, kekalahan dari Bhayangkara FC sudah menjadi bahan evaluasi. Dengan adanya jeda internasional, tim memiliki waktu cukup untuk memperbaiki berbagai kesalahan.
“Kami sudah berlatih lebih matang. Semua lini dievaluasi agar bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” tambah pemain berusia 34 tahun tersebut.
Pertandingan Persis Solo vs Persijap Jepara di Stadion Manahan, Sabtu 13 September 2025, kick off pukul 19.00 WIB, diprediksi bakal disaksikan ribuan suporter Laskar Sambernyawa.
Kehadiran suporter diharapkan mampu menjadi energi tambahan untuk mendongkrak semangat tim meraih hasil positif.(KS01)