nasional

Demo Rusuh di Solo: Gedung DPRD Surakarta Dibakar Massa

KS1
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 08:44 WIB
Demo Rusuh di Solo: Gedung DPRD Surakarta Dibakar Massa. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM– Kericuhan massa yang terjadi di kawasan Gedung DPRD Kota Surakarta pada Jumat (29/8/2025) malam hingga dini hari membuat suasana kota mencekam. Sejumlah fasilitas di area gedung DPRD mengalami kerusakan, mulai dari papan nama, lampu boks, hingga pos satpam yang terbakar.


Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo menegaskan mereka tidak mengetahui adanya rencana aksi lanjutan setelah massa ojol menggelar solidaritas di depan Mako Brimob Batalyon C, Manahan, Solo.


“Ya posisinya memang kita di DPRD tidak tahu berkaitan dengan rencana aksi. Informasi yang kami terima, aksi solidaritas ojol itu terpusat di Mako Brimob Manahan. Tidak ada pemberitahuan ke DPRD soal rencana aksi lanjutan, sehingga tidak ada persiapan pengamanan khusus di DPRD,” jelas Budi Pras kepada wartawan, Sabtu 30 Agustus 2025, pagi.


Namun, situasi berubah setelah maghrib. Massa yang awalnya berkumpul di Mako Brimob mulai bergeser ke kawasan Ngarsapura dan Gladak. Menurut DPRD, saat itu atribut massa sudah tidak lagi menunjukkan identitas ojol.


“Kondisinya semakin tidak terkendali bahkan cenderung anarkis. Fasilitas di DPRD dirusak, mulai dari papan nama, lampu boks, hingga pos satpam. Puncaknya terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari ketika pos satpam terbakar,” lanjutnya.


DPRD mengimbau masyarakat Kota Solo untuk tetap menjaga kondusivitas dalam menyampaikan pendapat.


“Solo ini kan dikenal sebagai kota layak huni. Jadi mari kita jaga aset-aset publik yang ada. Gedung DPRD, fasilitas umum, itu semua milik rakyat. Jangan sampai dirusak karena kerugian yang timbul akan kembali ke masyarakat sendiri,” tegasnya.


Terkait wacana adanya aksi susulan, DPRD menerima informasi dari Polresta Surakarta bahwa sekitar pukul 13.00 WIB akan ada aksi penyampaian aspirasi dari mahasiswa UIN.


“Namun, melihat kondisi pasca-kericuhan semalam, kami masih akan berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota DPRD untuk menentukan langkah selanjutnya apakah bisa menerima massa atau tidak,” katanya.


Hingga pagi ini, kondisi gedung DPRD masih dipenuhi puing kerusakan. Aparat keamanan berjaga untuk mengantisipasi potensi kericuhan lanjutan.(KS01)

Tags

Terkini