nasional

Royalti Menyusut jadi Rp497 Ribu, Ari Lasso Pertanyakan Transparansi Pembagian Royalti: Desak Audit Terbuka WAMI

KS1
Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:32 WIB
Royalti Menyusut jadi Rp497 Ribu, Ari Lasso Pertanyakan Transparansi Pembagian Royalti: Desak Audit Terbuka WAMI. (KlikSoloNews/dok Instagram Ari Lasso)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Musisi senior Ari Lasso kembali menyoroti persoalan sistem pembagian royalti musik di Indonesia.

Melalui unggahan terbarunya di Instagram, eks vokalis Dewa 19 itu mengungkap kegelisahannya usai menerima laporan resmi dari Wahana Musik Indonesia (WAMI) yang nilainya jauh dari harapannya.

Pada 18 Agustus 2025, Ari Lasso mendapat laporan revisi dari WAMI. Jika sebelumnya sempat tercatat Rp700 ribu, hasil koreksi justru lebih kecil, yakni hanya Rp497 ribu. Menurut perhitungannya, hak royalti yang semestinya ia terima bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“Saya tetap bersyukur mendapat berkat yang ternyata malah lebih kecil yaitu Rp497 ribu. Terima kasih ini bukti anda bekerja. Dan anda juga meminta maaf, saya maafkan. Tapi esensi masalah ini tetap belum terjawab,” tulis Ari di Instagram.

Ari menegaskan hingga kini dirinya belum mendapat penjelasan terkait rumus perhitungan royalti yang dipakai WAMI. Ia menilai sistem tersebut harus dijalankan secara transparan dan disosialisasikan terbuka kepada para musisi.

-
Royalti Menyusut jadi Rp497 Ribu, Ari Lasso Pertanyakan Transparansi Pembagian Royalti: Desak Audit Terbuka WAMI. (KlikSoloNews/dok Instagram Ari Lasso)

“Rumus apa yang membuat royalti saya makin kecil dari Pak Mutholah? Saya ingin mendapat sosialisasi teknik hitung anda. Tentunya setelah kami sebagai warga negara yang tertib membayar kewajiban melakukan #AuditWAMI secara terbuka oleh lembaga yang kami tunjuk,” ujarnya.

Bayar Royalti ke Rekan Musisi Lebih Besar

Dalam unggahan yang sama, Ari juga membandingkan jumlah royalti yang ia terima dari WAMI dengan pembayaran yang rutin ia lakukan kepada rekannya, Ricky (vokalis Five Minutes).

Ari mengaku setiap tampil ia mentransfer Rp1,5 juta kepada Ricky untuk membawakan lagu ciptaannya. Sebaliknya, total royalti dari WAMI untuk 10 lagu hits miliknya selama tiga bulan hanya ratusan ribu rupiah.

“Sekali show saya transfer Rp1,5 juta ke Ricky. Eh, bawahnya (laporan WAMI) sekian ratus ribu dari 10 lagu hits saya selama tiga bulan. I don’t believe in coincidence,” ungkap Ari.

Tak hanya menyuarakan keluhan pribadi, Ari juga mendesak agar WAMI bersedia diaudit oleh lembaga independen. Menurutnya, audit terbuka penting untuk memastikan pengelolaan royalti berjalan benar.

“Bila semua beres untuk apa ngeles. Bila benar mengapa gentar,” tegasnya.

Melalui unggahannya, Ari kembali menggulirkan tagar #AuditWAMI dan #RevolusiTataKelolaMusikIndonesia sebagai bentuk perjuangan bersama musisi Indonesia untuk menuntut transparansi dalam tata kelola royalti.(KS01)

Tags

Terkini