nasional

Berbahaya untuk XXI! Ketua BPI Desak Film Merah Putih: One for All Dibatalkan

KS1
Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:30 WIB
Berbahaya untuk XXI! Ketua BPI Desak Film Merah Putih: One for All Dibatalkan. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Ketua BPI, Gunawan Paggaru dukung pembatalan film animasi Merah Putih: One for All dan soroti masalah distribusi film Indonesia yang dinilai tidak adil bagi sineas lokal.

Polemik film animasi Merah Putih: One for All semakin memanas setelah gelombang kritik warganet membanjiri media sosial. Desakan agar film ini dibatalkan dari penayangan di bioskop akhirnya mendapat dukungan dari Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Paggaru.

Gunawan menilai pembatalan tersebut penting demi menjaga kualitas perfilman nasional sekaligus menjadi pelajaran bagi industri.

“Saya setuju. Lebih baik dibatalkan supaya kita dapat pelajaran banyak. Dan itu berbahaya buat XXI,” ujarnya, Senin 11 Agustus 2025.

Pernyataan ini sejalan dengan kritik pedas sutradara Hanung Bramantyo yang mempertanyakan bagaimana film tersebut bisa mendapat slot tayang di tengah antrean panjang lebih dari 200 judul film Indonesia.

Distribusi Film Dinilai Bermasalah

Gunawan mengungkapkan kekhawatiran terhadap nasib para sineas yang sudah lama mengantre. Menurutnya, distribusi film di Indonesia masih belum adil.

“Kalau bioskop menayangkan sesuatu yang tidak layak ditonton, artinya orang yang antre itu gimana,” tegasnya.

Data BPI per Februari 2024 mencatat Indonesia hanya memiliki 517 lokasi bioskop dengan 2.145 layar, jumlah yang sangat minim dibandingkan total kabupaten/kota. Kondisi ini membuat perebutan jadwal tayang menjadi sangat ketat.

Masalah menjadi pelik ketika film yang dianggap “tidak layak” justru dapat melompati antrean ratusan film lain. Hal ini, menurut Gunawan, mencerminkan lemahnya sistem distribusi film nasional.

Meski mendukung pembatalan penayangan, Gunawan menegaskan BPI tidak memiliki kewenangan memaksa pihak bioskop. Keputusan sepenuhnya berada di tangan pemilik bioskop.

Ia menyoroti Pasal 32 UU Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman yang mewajibkan 60% film Indonesia ditayangkan, namun tetap memberi kebebasan kepada bioskop menentukan judul film.

Sebagai solusi, Gunawan menyarankan pemerintah membuat aturan lebih ketat, misalnya mengurutkan jadwal tayang berdasarkan nomor sensor agar lebih adil dan transparan.

Jadwal Rilis dan Promo Tiket Film Merah Putih

Film Merah Putih: One for All diproduksi oleh Perfiki Kreasindo dan disutradarai Endiarto serta Bintang Takari. Film ini awalnya dijadwalkan tayang pada 14 Agustus 2025, dengan promo tiket Rp17.000 pada 17 Agustus 2025.

Namun, polemik ini menjadi peringatan bagi industri film dan pemerintah untuk meninjau ulang sistem distribusi demi memastikan karya anak bangsa mendapatkan kesempatan yang layak di layar lebar.(KS01)

Tags

Terkini