nasional

JIDS Cetak Sejarah, Kirim Driver Profesional Indonesia ke Jepang

KS1
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 11:34 WIB
JIDS Cetak Sejarah, Kirim Driver Profesional Indonesia ke Jepang. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM — Indonesia menorehkan sejarah baru dalam dunia ketenagakerjaan luar negeri. Untuk pertama kalinya, tenaga kerja profesional dari bidang transportasi—khususnya sopir—dikirim secara resmi ke Jepang.

Momen bersejarah ini dipelopori Japan Indonesia Driving School (JIDS), lembaga pelatihan kerja di bawah naungan PT Hiro Sejahtera Bersama.

Upacara pelepasan secara simbolis dilakukan di Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (1/8), menandai dimulainya pengiriman perdana tujuh orang sopir ke Negeri Sakura.

“Ini pertama kalinya Indonesia memberangkatkan driver profesional ke Jepang secara resmi dan legal. Kami sangat berharap proses ini berjalan lancar dan membuka gerbang lebih luas ke depannya,” ujar Bowo Kristianto, Direktur JIDS sekaligus pimpinan LPK Hiro.

Ketujuh sopir tersebut telah resmi direkrut oleh dua perusahaan besar di Jepang. Empat orang akan bekerja di Osaka Bus, sementara tiga lainnya bergabung dengan Meitetsu Bus.

Langkah ini menjadi awal dari program Tokutei Ginou Driver, sebuah skema penempatan kerja untuk tenaga terampil di Jepang. Menurut Bowo, kebutuhan tenaga pengemudi di Jepang mencapai angka 10.000 orang setiap tahun—sebuah peluang besar bagi Indonesia.

Untuk menjawab tantangan itu, JIDS telah menjalin kerja sama dengan dua asosiasi besar di Jepang, yakni Japan Association Bus dan Tokyo Association Bus. Masing-masing asosiasi menaungi sekitar 200 perusahaan otobus di seluruh Jepang.

“Target kami, JIDS bisa mengirimkan 100 pengemudi per tahun. Selain tujuh orang yang berangkat sekarang, sudah ada 56 siswa lain yang siap menyusul dalam gelombang berikutnya,” kata Bowo.

Sebanyak 56 siswa lain telah diterima di berbagai perusahaan transportasi Jepang, mencakup sektor bus, truk, dan taksi. Mereka tengah menunggu proses pemberkasan sebelum dijadwalkan berangkat dalam beberapa bulan mendatang.

Seto Ramadan, salah satu peserta program yang akan segera terbang ke Jepang, mengaku sangat bersyukur.

“Tiada kata selain terima kasih. Saya belajar banyak, dari bahasa Jepang, budaya, sampai teknik mengemudi di jalanan Jepang. Ini impian saya yang jadi nyata,” ujarnya penuh haru.

Kolaborasi LPK

JIDS tak berjalan sendiri. Untuk menjaring lebih banyak calon pengemudi berkualitas, mereka bekerja sama dengan sejumlah LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) dari berbagai daerah.

Koordinasi dilakukan LPK Kamisora Boyolali yang dipimpin Yudo Setiawan, bersama 12 LPK pendukung lainnya dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja, Heru Joko Sulistyono, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap JIDS dan jaringan LPK Hiro Group yang telah membuka jalan bagi tenaga kerja Indonesia di sektor transportasi luar negeri.

“Kami sangat mendukung inisiatif seperti ini. Pemerintah daerah tak bisa bekerja sendiri, dan keberadaan LPK yang aktif menjalin koneksi internasional sangat membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” tutur Heru.

Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penyedia tenaga kerja terampil, bukan hanya di sektor formal, tapi juga keahlian khusus seperti sopir profesional.(ks01)

Tags

Terkini