nasional

511 Peternak Sapi Perah Didampingi, 172 Biogas Dibangun lewat Program FRESH

KS1
Selasa, 29 Juli 2025 | 19:48 WIB
511 Peternak Sapi Perah Didampingi, 172 Biogas Dibangun lewat Program FRESH. (KlikSoloNews/dok)

YOGYAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Kolaborasi strategis antara Yayasan Rumah Energi, Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM), dan Danone Ecosystem melalui program FRESH (Farmer Resilience and Enhanced Sustainable Husbandry) menunjukkan hasil nyata dalam memperkuat ketahanan peternak sapi perah lokal.

Program ini telah mendampingi 511 peternak dan 6 koperasi, serta membangun 172 unit instalasi biogas hingga pertengahan tahun 2025.

Program FRESH bertujuan mendorong transformasi peternakan sapi perah rakyat yang berkelanjutan, inklusif, dan ramah lingkungan.

Inisiatif ini menitikberatkan pada peningkatan produksi susu, perbaikan kualitas peternakan, serta pengurangan emisi gas rumah kaca seperti metana melalui praktik Good Dairy Farming Practices (GDFP).

Pencapaian ini disampaikan dalam acara Lokakarya Nasional dan Kunjungan Lapangan Program FRESH di Kaliurang, Yogyakarta, Selasa 29 Juli 2025, yang dihadiri Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr drh Agung Suganda, serta berbagai pemangku kepentingan dari DIY, Jawa Tengah, Boyolali, Klaten, Sleman, akademisi UGM, koperasi susu, dan peternak lokal.

Direktur Eksekutif Rumah Energi, Sumanda Tondang, menekankan pentingnya integrasi pelatihan dan teknologi tepat guna seperti biogas dan bio-slurry untuk mendukung ketahanan peternakan.

“Biogas tidak hanya menekan biaya energi, tapi juga memperbaiki kualitas sanitasi dan lingkungan. Bio-slurry-nya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk hijauan yang meningkatkan produktivitas ternak,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada 2023, Program FRESH telah mencatat sejumlah keberhasilan pendampingan intensif kepada 511 peternak dan 6 koperasi susu, peningkatan produksi dan kualitas susu (lemak dan protein) di Koperasi Samesta, UPP Kaliurang, dan KJUB Puspetasari, pengelolaan populasi sapi hingga 142 ekor, termasuk 18 ekor bunting, pembangunan 172 unit biogas baru dan perbaikan 27 unit instalasi, dan penerapan GDFP, program vaksinasi pasca PMK, serta kredit sapi

Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menegaskan bahwa FRESH adalah bentuk nyata komitmen jangka panjang Sarihusada terhadap ekosistem peternakan berkelanjutan.

“Keberhasilan industri susu sangat bergantung pada kesejahteraan peternak. FRESH memperkuat kapasitas, akses teknologi, dan kelembagaan mereka untuk menciptakan sistem pangan yang tangguh dan inklusif,” kata Karyanto.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr Agung Suganda, menyambut positif pendekatan kolaboratif ini.

“FRESH adalah contoh nyata transformasi peternakan rakyat. Program ini menyentuh aspek produktivitas, regenerasi peternak, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim,” ujarnya.

Peternak asal Boyolali, Jenarwan, juga merasakan langsung manfaatnya. Ia menyebut pelatihan GDFP mengubah cara pandangnya terhadap peternakan.

“Sekarang saya mengelola peternakan seperti usaha profesional. Produksi susu meningkat dan kualitasnya lebih baik,” ungkapnya.

FRESH tak hanya berkontribusi pada penguatan ekonomi peternak, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional. Produk susu lokal menjadi sumber gizi penting bagi anak-anak dan keluarga, serta berperan dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. (KS01)

Tags

Terkini