nasional

Kabar Duka: Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Ekonomi

KS1
Selasa, 29 Juli 2025 | 19:27 WIB
Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Ekonomi. (KlikSoloNews/X Sandiaga Uno)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM– Kabar duka. Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting di bidang ekonomi dan politik. Ekonom senior yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kwik Kian Gie, berpulang dalam usia 90 tahun, Selasa 29 Juli 2025.

Kabar meninggalnya Kwik disampaikan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, melalui unggahan di platform media sosial X. Dalam pesannya, Sandiaga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian sosok yang ia sebut sebagai pejuang rakyat.

"Selamat jalan Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," tulis Sandiaga.

Profil Kwik Kian Gie

Kwik Kian Gie lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai figur intelektual yang vokal dan berintegritas. Selain sebagai ekonom, Kwik juga aktif dalam dunia politik, terutama lewat keterlibatannya bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Riwayat jabatannya di pemerintahan cukup panjang. Ia sempat dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri pada periode 1999–2000.

Setelah itu, ia menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional merangkap Kepala Bappenas pada 2001 hingga 2004. Ia juga sempat memimpin Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada masa krisis ekonomi.

Tokoh yang juga dikenal dengan nama Tionghoa Guo Jianyi ini merupakan salah satu pemikir ekonomi kritis yang kerap memberikan pandangan tajam terhadap kebijakan publik, baik saat menjabat maupun setelah pensiun dari pemerintahan.

Kepergian Kwik meninggalkan duka mendalam bagi dunia akademik, politik, dan masyarakat luas yang mengenal integritas serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari berbagai kalangan.(ks01)

Tags

Terkini