nasional

WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025: Gagal di Tim Beregu, Rinjani dan Ubed Siap Bangkit di Nomor Perorangan

KS1
Senin, 21 Juli 2025 | 21:48 WIB
WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025: Gagal di Tim Beregu, Rinjani dan Ubed Siap Bangkit di Nomor Perorangan. (KlikSoloNews/dok PBSI)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Usai kegagalan dramatis tim Indonesia di perempat final nomor beregu campuran WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025, para pemain muda Merah Putih mulai mengalihkan fokus ke nomor perorangan.

Dua di antaranya, Rinjani Kwinara Nastine dan sang kapten Moh Zaki Ubaidillah, buka suara soal penampilan mereka dan pelajaran berharga yang didapat dari pertandingan melawan Korea Selatan.

Tim Indonesia harus mengakui kekalahan lawan Korea Selatan dengan skor dramatis, 109-110. Dengan hasil ini, dipastikan langkah Skuad Merah Putih terhenti di babak perempat final dalam nomor beregu.

Rinjani mengakui performanya di sektor ganda putri dan ganda campuran belum sepenuhnya stabil. Ia merasa pola permainan lawan yang berubah cepat, serta tekanan mental di poin-poin kritis, menjadi faktor yang mengganggu fokusnya.

“Waktu lawan Malaysia pun saya sempat tersusul terus, dan tadi juga saat main ganda campuran, sempat unggul tapi kehilangan fokus di poin 80-84. Lawan tiba-tiba ubah pola dan kami kalah di 88-84,” ungkap Rinjani usai pertandingan di GOR Manahan Solo, Senin 21 Juli 2025.

Ia juga menyebut bahwa Cheon Hye In, pemain Korea yang dihadapinya, bukan sosok asing. Rinjani pernah menghadapi Cheon di ajang yang sama tahun lalu bersama pasangannya saat itu, Isyana Syahira Meida.

“Dia pemain yang bagus, bisa main rangkap, tadi dimainkan empat kali. Saya kurang yakin dan agak kesulitan mengatasi rasa tegang,” tambahnya.

Sementara itu, kapten tim Moh Zaki Ubaidillah merasa sudah memberikan segalanya, namun mengakui belum cukup untuk mengantar tim ke semifinal.

Ia sempat membuka keunggulan tim di laga pembuka lewat kemenangan di sektor tunggal putra, namun sektor lainnya belum mampu menjaga keunggulan tersebut.

“Alhamdulillah semuanya berjalan tanpa cedera. Sedih pasti ada, apalagi saat saya sudah coba menjauhkan poin tapi tetap tersusul. Saya minta maaf karena belum bisa bawa tim ke podium,” kata Ubed, sapaan karib Ubaidillah.

Meski kecewa, pebulu tangkis andalan Kontingen Jawa Tengah saat PON Aceh Sumut ini menegaskan semangatnya belum padam. Ia menatap nomor perorangan dengan optimisme tinggi dan bertekad tampil lebih maksimal.

“Persiapan buat individu sudah bagus. Sekarang tinggal jaga fokus. Jangan terlalu kepikiran kekalahan tadi. Target saya jelas, ingin juara dan keluarkan semua yang saya latih selama ini,” tutupnya.

Nomor perorangan akan menjadi harapan terakhir tim Indonesia di ajang WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025. Dengan pelajaran berharga dari laga beregu, para atlet muda Merah Putih kini bersiap untuk kembali menunjukkan kualitas terbaik mereka.(KS01)

Tags

Terkini