nasional

Kronologi Pendaki Swiss Terjatuh di Gunung Rinjani, Alami Patah Kaki dan Luka Kepala

KS1
Kamis, 17 Juli 2025 | 12:00 WIB
Kronologi Pendaki Swiss Terjatuh di Gunung Rinjani, Alami Patah Kaki dan Luka Kepala. (KlikSoloNews/dok)

LOMBOK, KLIKSOLONEWS.COM — Seorang turis asal Swiss berinisial BE mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Korban dilaporkan terjatuh di jalur menuju Danau Segara Anak dan mengalami patah kaki serta luka di bagian kepala.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) langsung mengerahkan delapan orang tim evakuasi, termasuk dua tenaga medis, untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

“Tim sudah menuju ke lokasi, ada delapan orang, dua di antaranya tim medis. Korban masih berada di dekat titik jatuh,” ujar Ketua Tim Evakuasi TNGR, Gede Mustika, pada Rabu 16 Juli 2025.

Kronologi Kejadian: Terpeleset di Jalur Bebatuan
Menurut Mustika, insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, tepat sebelum jembatan pertama menuju basecamp Danau Segara Anak. Pihak TNGR menerima laporan sekitar pukul 11.30 WITA.

Korban diduga terpeleset saat melewati jalur bebatuan, yang dikenal licin dan cukup curam. “Mungkin jatuhnya kurang bagus, makanya sampai mengalami patah,” ungkap Mustika.

Tim evakuasi masih belum memutuskan jalur yang akan digunakan untuk membawa korban turun. Opsi yang sedang dipertimbangkan adalah jalur Torean atau jalur Sembalun, tergantung kondisi di lapangan dan estimasi waktu tercepat.

Diperkirakan, tim akan tiba di lokasi korban dalam 6 hingga 8 jam sejak berangkat dari titik awal evakuasi.

Gunung Rinjani, sebagai salah satu gunung favorit para pendaki mancanegara dan domestik, memiliki jalur menantang yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

Jalur menuju Danau Segara Anak, meskipun populer, memiliki banyak titik rawan terpeleset, terutama saat kondisi cuaca lembap atau licin. (KS01)

Tags

Terkini