nasional

Korsleting Pom Mini Picu Kebakaran Hebat di Jagalan, Dua Kios Ludes Terbakar

KS1
Rabu, 16 Juli 2025 | 10:27 WIB
Korsleting Pom Mini Picu Kebakaran Hebat di Jagalan, Dua Kios Ludes Terbakar. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Rabu 16 Juli 2025, pagi.

Dua kios yang berada di ruas Jalan Surya, yakni warung Madura dan konter pulsa Borneo Cell, dilalap si jago merah. Tak hanya kios, rumah warga di sekitar lokasi juga turut terdampak. Kerugian ditaksir mencapai Rp 320 juta.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat Ahmad Fajri (18), penjaga warung Madura, tengah membuka toko dan melayani pembeli bensin eceran.

Saat hendak menghidupkan mesin pom mini, alat tersebut tidak menyala. Tak lama setelah pembeli pergi, tiba-tiba muncul percikan api dari pom mini.

“Saya sempat masuk sebentar. Tiba-tiba keluar api dari arah pom mini. Saya coba padamkan, tapi api langsung membesar dan membakar motor yang ada di depan,” ungkap Fajri saat ditemui di lokasi.

Api dengan cepat menjalar membakar seluruh bagian warung Madura yang semi permanen dan dipenuhi barang mudah terbakar.

Kobaran kemudian meluas ke konter pulsa Borneo Cell yang berada di sebelahnya. Bahkan, rumah milik Wahyu yang berada di sisi kiri kios ikut terdampak—atap rumahnya mengalami kerusakan akibat jilatan api.

Kepanikan melanda warga sekitar. Mereka khawatir api merembet ke bangunan lain yang saling berhimpitan.

“Saya lihat api dari pom mini dan motor langsung besar. Saya teriak minta tolong dan ada yang langsung telepon Damkar,” kata Titin (41), salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas butuh waktu sekitar satu jam untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke pemukiman lainnya. Saat api berhasil dipadamkan, dua kios tersebut sudah dalam kondisi hangus total.

Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting pada mesin pom mini.

“Kebakaran diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Api berasal dari pom mini dan cepat membesar karena bangunan kios semi permanen dan banyak barang mudah terbakar,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata pemilik serta para saksi. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 320 juta.

“Warung Madura menderita kerugian sekitar Rp 200 juta, termasuk barang dagangan, peralatan toko, dan sepeda motor Suzuki Thunder bernopol W-5651-A. Sedangkan Borneo Cell mengalami kerugian sekitar Rp100 juta, termasuk uang tunai Rp20 juta yang tersimpan dalam konter,” rincinya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materi tergolong besar. Kompol Murtiyoko mengimbau pemilik usaha kecil yang menggunakan perangkat elektronik seperti pom mini agar rutin memeriksa dan merawat peralatan mereka.

“Pemeriksaan berkala penting dilakukan untuk mencegah korsleting listrik dan kebakaran serupa di masa mendatang,” pungkasnya.(KS01)

Tags

Terkini