nasional

CEK FAKTA: Suhu Juli-Agustus 2025 Lebih Dingin karena Aphelion

KS1
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:00 WIB
CEK FAKTA: Suhu Juli-Agustus 2025 Lebih Dingin karena Aphelion. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Cek fakta, suhu Juli-Agustus 2025 lebih dingin karena Aphelion. Berikut ini fakta terkait Aphelion yang dilansir laman resmi Komdigi.

Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut Indonesia akan mengalami cuaca dingin ekstrem pada Juli hingga Agustus 2025 akibat fenomena Aphelion. Narasi tersebut viral dan menimbulkan kekhawatiran publik.

Namun, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Dikutip dari kompas.com (4 Juli 2024), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan klarifikasi terkait fenomena Aphelion dan dampaknya terhadap cuaca di Indonesia.

BMKG menyatakan bahwa Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu atau cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.

“Fenomena Aphelion memang terjadi setiap tahun, yaitu ketika bumi berada di titik terjauh dari matahari. Namun, itu tidak menyebabkan perubahan cuaca ekstrem,” ujar Ida Pramuwardani, Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG.

Meski suhu udara di beberapa wilayah Indonesia cenderung lebih dingin pada bulan Juli, Ida menjelaskan bahwa hal itu bukan karena Aphelion, melainkan karena angin dari arah timur dan tenggara yang berasal dari Benua Australia. Angin ini membawa massa udara kering dan dingin ke wilayah selatan Indonesia, yang memang lazim terjadi setiap musim kemarau.

Fakta tentang Aphelion

Aphelion adalah posisi orbit bumi yang paling jauh dari matahari, terjadi setiap tahun sekitar awal Juli.

Perbedaan jarak ini tidak cukup signifikan untuk menyebabkan cuaca ekstrem di permukaan bumi, termasuk di Indonesia.

Cuaca dingin di Indonesia bagian selatan lebih disebabkan oleh pola musiman angin monsun dari Australia, bukan oleh posisi orbit bumi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang tersebar melalui media sosial tanpa dasar ilmiah yang valid.

Narasi yang mengklaim Indonesia akan dilanda cuaca dingin ekstrem akibat Aphelion pada Juli-Agustus 2025 adalah tidak benar. Fenomena dinginnya suhu udara lebih dipengaruhi siklus musim kemarau dan arah angin musiman, bukan oleh jarak bumi terhadap matahari.(KS01)

Tags

Terkini