nasional

Masih Dibuka hingga 16 Juli, Ini Link Pendaftaran Magang ke Jepang dan Persyaratannya

KS1
Rabu, 9 Juli 2025 | 21:27 WIB
Masih Dibuka hingga 16 Juli, Ini Link Pendaftaran Magang ke Jepang dan Persyaratannya. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM — Masih dibuka hingga 16 Juli 2025, berikut ini link pendaftaran magang ke Jepang dan persyaratannya.

Kesempatan emas bagi pemuda Jawa Tengah untuk menimba pengalaman kerja di Jepang masih terbuka hingga 16 Juli 2025.

Meski kuota hanya disediakan untuk 250 orang, hingga Selasa 8 Juli 2025 tercatat 270 pendaftar sudah mengajukan lamaran.

Kegiatan magang ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan lembaga asal Jepang, IM Japan (International Manpower Development Organization, Japan). Program ini menyasar pemuda berusia 18 hingga 26 tahun dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Meski kuota hanya 250, yang mendaftar sudah melebihi. Tapi pendaftaran masih kami buka sampai 16 Juli,” ujar Masduqi, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnakertrans Jateng, Selasa sore.

Menariknya, proses pendaftaran program ini tidak dipungut biaya alias gratis. Pemprov Jateng juga akan menyediakan tempat seleksi di Pudakpayung dan BLK Semarang 2.

Namun, peserta tetap harus menanggung kebutuhan pribadi seperti biaya transportasi, konsumsi, pemeriksaan kesehatan, paspor, visa, dan uang saku awal.

Seleksi sendiri akan digelar pada 21–25 Juli 2025 dan mencakup tahapan administrasi, tes logika matematika, kesemaptaan fisik, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan dan tes bahasa Jepang.

“Persiapan mental dan fisik penting. Karena mereka harus siap secara total,” kata Masduqi.

Peluang kerja di Jepang sangat beragam, mulai dari sektor konstruksi, perawatan lansia, manufaktur elektronika, hingga operator mesin tekstil. Bahkan, di tahun pertama saja, peserta bisa memperoleh uang saku hingga 120.000 Yen atau sekitar Rp13 juta per bulan.

Program magang ini berlangsung selama 3 hingga 5 tahun. Banyak dari lulusan program yang berhasil mandiri membuka usaha sepulang dari Jepang.

“Etos kerja anak muda dari Jateng sangat disukai di Jepang. Karena itu permintaan terus ada tiap tahun,” tambahnya.

Sepanjang tahun 2023, tercatat 474 orang pemagang diberangkatkan dari Jateng. Tahun sebelumnya ada 189 orang, dan pada 2019 bahkan mencapai 1.386 orang. Pada Mei 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara langsung melepas 1.200 pemagang ke Jepang.

Beberapa daerah penyumbang peserta terbanyak antara lain Cilacap, Kendal, dan Pati. Program ini juga didukung oleh jaringan Lembaga Pelatihan Kerja Sending Operation (LPKSO) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Berikut ini link pendaftaran magang ke Jepang dari Pemprov Jateng. Masduqi juga mengingatkan calon peserta agar berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan program magang ke Jepang.

Ia menegaskan agar peserta hanya mendaftar melalui LPKSO yang terdaftar resmi di situs Kemnaker: https://binalattas.kemnaker.go.id.

“Cek legalitas lembaga, siapkan diri sebaik mungkin, dan jangan lupa berdoa. Ini peluang untuk mengubah masa depan,” tutupnya.(ks01)

Tags

Terkini